Seo Services
Seo Services

Pujian Pelatih Thailand, Polking: Ibarat Menu Makan, Timnas Indonesia Punya Cita Rasa Paket Komplet

December 28, 2021
December 29, 2021 at 03:53AM Feed Digital:

TRIBUNNEWS.COM - Pelatih Thailand, Alexandre Polking, memberikan "hadiah" berupa pujian kepada Timnas Indonesia jelang laga final Piala AFF 2021.

Final Piala AFF 2021 mempertemukan Timnas Indonesia dan Thailand akan digelar dengan sistem leg di Stadion National, Singapura.

Berdasarkan jadwal Final Piala AFF 2021, leg pertama Timnas Indonesia vs Thailand tersaji, Rabu (29/12/2021).

Sedangkan leg kedua digelar tiga hari berselang, Sabtu (1/1/2022).

Baca juga: Sorotan Final Piala AFF 2021: Shin Tae-yong Ngamuk, Nutrisi Makanan Timnas Indonesia Tak Terpenuhi

Baca juga: Jadwal Final Piala AFF 2021, Live RCTI, Leg Pertama Timnas Indonesia vs Thailand Besok Malam

Pelatih kepala Timnas Thailand Alexandre Polking (kiri) melakukan selebrasi setelah timnya memenangkan pertandingan leg pertama semifinal sepak bola AFF Suzuki Cup 2020 melawan Timnas Vietnam di National Stadium di Singapura pada 23 Desember 2021. (Roslan RAHMAN/AFP)
Pelatih kepala Timnas Thailand Alexandre Polking (kiri) melakukan selebrasi setelah timnya memenangkan pertandingan leg pertama semifinal sepak bola AFF Suzuki Cup 2020 melawan Timnas Vietnam di National Stadium di Singapura pada 23 Desember 2021. (Roslan RAHMAN/AFP) (AFP/ROSLAN RAHMAN)

Alexandre Polking buka suara jelang laga melawan Skuat Garuda, termasuk menanggapi banyaknya prediksi yang terus mengudara.

Di atas kertas, Thailand lebih diunggulkan untuk mengalahkan Timnas Indonesia.

Terlebih lagi, pasukan Gajah Perang lebih memiliki pengalaman soal laga final dengan hasil manis.

Tercatat, Thailand menjadi klub tersukses dengan lima kali menjuarai Piala AFF.

Beda halnya dengan Indonesia, meski sudah lima kali menapak ke laga puncak, namun ujung-ujungnya berakhir dengan kekalahan.

Namun Alexandre Polking mencoba membantah banyaknya prediksi yang menjagokan Chanathip Songkrasin dkk.

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Pujian Pelatih Thailand, Polking: Ibarat Menu Makan, Timnas Indonesia Punya Cita Rasa Paket Komplet Pujian Pelatih Thailand, Polking: Ibarat Menu Makan, Timnas Indonesia Punya Cita Rasa Paket Komplet Reviewed by eela on December 28, 2021 Rating: 5

Transmisi Lokal Varian Omicron Terdeteksi di Jakarta, Ini Kronologi Penemuan Kasusnya

December 28, 2021
December 29, 2021 at 03:42AM Feed Digital:

TRIBUNNEWS.COM - Kasus konfirmasi positif Omicron di Indonesia saat ini berjumlah 47 kasus.

Jumlah kasus Covid-19 varian Omicron ini bertambah 1 kasus dari sebelumnya yang berjumlah 46.

Satu kasus baru ini merupakan kasus transmisi lokal dan terjadi di Jakarta.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tramidzi menjelaskan kronologi transmisi lokal Omicron ini.

"Yang terbaru adalah kasus laki-laki usia 37 tahun yang tidak ada riwayat perjalanan ke luar negeri dalam beberapa bulan terakhir, ataupun kontak dengan pelaku perjalanan luar negeri,” ujar Nadia dalam keterangan persnya, Selasa (28/12/2021) secara virtual.

Nadia menjelaskan, pasien bersama istri tinggal di Medan dan melakukan perjalanan ke Jakarta setiap satu bulan sekali.

Baca juga: Ada Temuan Transmisi Lokal Omicron, Masyarakat Diimbau Kurangi Mobilitas

Dilansir laman Kemenkes, pada tanggal 6 Desember 2021 mereka tiba di Jakarta dan tanggal 17 Desember 2021 sempat mengunjungi Mall Astha District 8 SCBD.

Selanjutnya pada tanggal 19 Desember 2021 mereka melakukan pemeriksaan antigen di Rumah Sakit Grand Family, Jakarta untuk kembali ke Medan.

Pemeriksaan tersebut menunjukkan hasil positif COVID-19 pada pasien, sementara hasil pemeriksaan antigen istrinya negatif.

Kemudian, dilakukan PCR pada tanggal 20 Desember 2021.

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Transmisi Lokal Varian Omicron Terdeteksi di Jakarta, Ini Kronologi Penemuan Kasusnya Transmisi Lokal Varian Omicron Terdeteksi di Jakarta, Ini Kronologi Penemuan Kasusnya Reviewed by eela on December 28, 2021 Rating: 5

Maya Damayanti: Shin Tae-yong Jangan Salahkan Gizi Nasi Box Untuk Pemain Timnas Indonesia

December 28, 2021
December 29, 2021 at 03:28AM Feed Digital:

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Salah satu pencinta Sepakbola Indonesia yang juga pengusaha tambang, Maya Damayanti mencoba mengomentari Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong jelang Final Leg Pertama Piala AFF 2020 melawan Timnas Thailand pada Rabu (29/12/2021).

Menurutnya, Pelatih asal Korea Selatan ini mempermasalahkan nasi box yang disediakan untuk pemain Timnas Indonesia.

Seperti diketahui, Shin Tae-yong mengkhawatirkan pemulihan skuat Garuda tidak maksimal jelang melawan Thailand lantaran makanan yang tidak bergizi.

Pelatih kepala Timnas Indonesia, Shin Tae-yong saat konferensi pers.
Pelatih kepala Timnas Indonesia, Shin Tae-yong saat konferensi pers. (tangkapan layar)

Eks Pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia Rusia 2018 itu khawatir nasi kotak yang dimakan Asnawi Mangkualam dan kawan-kawan tidak mampu memenuhi gizi anak asuhnya terutama jelang final Piala AFF 2020.

"Memang ini bagian yang sangat sulit, untuk pemulihan fisik, apa lagi kami sedang di dalam bubble system dan tidak bisa makan yang bergizi," kata Shin Tae Yong, dalam konferensi pers jelang leg 1 final Piala AFF 2020.

Seharusnya, kata dia, para pemain makan yang bergizi agar cepat pulih. 

Pemain Timnas Indonesia
Pemain Timnas Indonesia (PSSI/azhairul)

"Jadi makanan ini kurang untuk nutrisi pemain. Itu yang saya khawatirkan," kata Shin Tae-yong. 

Maya Damayanti merasa kurang sreg dengan ucapan Shin Tae-yong tersebut.

Menurut Maya Damayanti yang tengah membangun kekuatan Sepakbola kebanggaan masyarakat Kota Cilacap ini, bicara gizi, katanya hal itu memang penting dan dalam hal ini pemerintah harus memberikan fasilitas makanan bergizi untuk para pemain nasional kita karena akan membawa nama besar Indonesia.

"Memang asupan gizi ini sangat penting, dan harusnya hal ini dari awal sudah dilakukan bukan di penghujung pertandingan dan sudah merasa akan kalah baru menyalahkan nasi boxnya," tutur Maya Damayanti.

Baca juga: Timnas Indonesia Bukan Tim Yang Sembarangan Usai Ke Final Kata Menpora RI, Waspadalah Kau Thailand

Timnas Indonesia dikatakannya punya tim dokter yang selalu memperhatikan nutrisi dan gizi para pemain meskipun itu hanyalah dengan sebutan nasi box.

Baca juga: Shin Tae-yong: Di Leg Pertama Baik Thailand dan Indonesia Sama-sama Punya Problem Pemain

"Kita harus menang karena ini tahun kemenangannya Indonesia, dan lebih baik pelatih Timnas Indonesia  tutup mulut," tandas Maya Damayanti yang juga pencinta klub PSCS Cilacap ini.

Leg pertama final Piala AFF 2020 digelar pada Rabu (29/12/2021) dan leg kedua Sabtu (1/1/2022). Kedua pertandingan tersebut tersaji di Stadion Nasional Singapura

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Maya Damayanti: Shin Tae-yong Jangan Salahkan Gizi Nasi Box Untuk Pemain Timnas Indonesia Maya Damayanti: Shin Tae-yong Jangan Salahkan Gizi Nasi Box Untuk Pemain Timnas Indonesia Reviewed by eela on December 28, 2021 Rating: 5

Dalam Pleidoi, Yahya Waloni Beberkan Alasan Tak Libatkan Pengacara dalam Perkaranya

December 28, 2021
December 29, 2021 at 01:49AM Feed Digital:

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penceramah sekaligus terdakwa dugaan ujaran kebencian terkait Suku, Agama, Ras, Antargolongan (SARA) Muhammad Yahya Waloni, membeberkan alasan dirinya tidak melibatkan penasihat hukum atau pengacara untuk membela perkaranya.

Hal itu didasari, karena Waloni ingin bertanggung jawab betul terkait perkara yang melibatkan dirinya.

Pernyataan itu diungkapkan Waloni dalam sidang beragendakan pembacaan nota pembelaan alias pleidoi atas tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) terkait perkaranya.

"Dari awal saya tidak mau menggunakan penasihat hukum, karena saya tahu ini bahwa (perkara) ini saya yang melakukannya," kata Waloni.

Dia juga menyadari, isi ceramah yang dilakukannya di Masjid Jenderal Sudirman World Trade Center, Jakarta, yang dinilai telah menyakiti perasaan umat Nasrani, telah melampaui etika.

Baca juga: Yahya Waloni Minta Kemenkominfo Hapus Video Dirinya yang Disebut Telah Menistakan Agama Tertentu

Baca juga: Sampaikan Pleidoi, Yahya Waloni: Saya Merasa Orang Bodoh Seperti Tak Berpendidikan

Padahal dirinya menyadari kalau bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang beradab dan menjunjung tinggi sopan santun.

"Sehingga setinggi apapun ilmu seorang pendakwah, apabila telah melewati batas-batas beretika di masyarakat maka percuma dakwah itu tidak bermanafaat bagi kesinambungan, kelangsungan kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara," tuturnya.

Atas hal itu dirinya turut melayangkan permohonan maaf khususnya kepada umat Nasrani dan umumnya kepada masyarakat Indonesia karena telah membuat kegaduhan atas perbuatannya itu.

Sebagai informasi, dalam perkara ini, Yahya Waloni tidak didampingi penasihat hukum sejak awal proses persidangan berlangsung.

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Dalam Pleidoi, Yahya Waloni Beberkan Alasan Tak Libatkan Pengacara dalam Perkaranya Dalam Pleidoi, Yahya Waloni Beberkan Alasan Tak Libatkan Pengacara dalam Perkaranya Reviewed by eela on December 28, 2021 Rating: 5

Kemkominfo dan Angkatan Muda Muhammadiyah Bicara Pentingnya Kolaborasi Tangani Dampak Covid-19

December 28, 2021
December 29, 2021 at 12:44AM Feed Digital:

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) PP Muhammadiyah bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) menggelar Refleksi Akhir Tahun dan Awal Tahun Penanganan Covid-19.

AMM antara lain yakni Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

Agus Samsudin selaku Ketua MCCC PP Muhammadiyah menilai banyak aspek kehidupan masyarakat terdampak dari sisi ekonomi, sosial, dan kesehatan oleh pandemi, termasuk juga bagi pemuda sebagai populasi terbesar Indonesia.

Karena itulah, dia berharap pemuda menjadi tulang punggung penanganan Covid-19.

"Muhammadiyah termasuk memiliki peran penting, khususnya pemuda yang terjun langsung, baik di dalam pencegahan, penanganan atau pengobatan, dan pemulihan atau penyembuhan," kata dia dalam keterangan yang diterima, Selasa (28/12/2021).

Baca juga: Refleksi Akhir Tahun 2021, Mulai Kedaulatan Maritim Indonesia hingga Teknologi Kapal Tanpa Awak

Baca juga: Pengendalian Kasus Sedini Mungkin Jadi Fokus Utama Satgas Covid pada 2022

Menurutnya, peran pemuda ke depan harus berperan banyak, terutama di sektor ekonomi dalam memulihkan perekonomian Indonesia pasca pandemi.

Di kesempatan yang sama, Hasyim Gautama selaku Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Kominfo mengatakan bahwa kehadiran Muhammadiyah di seluruh daerah Indonesia sangat penting dalam menyampaikan informasi terkini dan terpercaya yang tidak bercampur hoaks.

Sementara itu, Ketua Pemuda Muhamadiyah Sunanto menyampaikan soal peran aktif kader Pemuda Muhammadiyah sejak awal pandemi hingga sekarang.

“Pertama, sebagai bagian dari Muhammadiyah, kami tentunya mengikuti instruksi dan arahan MCCC PP Muhammadiyah dan pemerintah,” ujar Cak Nanto, sapaan karibnya.

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Kemkominfo dan Angkatan Muda Muhammadiyah Bicara Pentingnya Kolaborasi Tangani Dampak Covid-19 Kemkominfo dan Angkatan Muda Muhammadiyah Bicara Pentingnya Kolaborasi Tangani Dampak Covid-19 Reviewed by eela on December 28, 2021 Rating: 5

Shin Tae-yong: Di Leg Pertama Baik Thailand dan Indonesia Sama-sama Punya Problem Pemain

December 28, 2021
December 29, 2021 at 12:36AM Feed Digital:

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Timnas Thailand dipastikan tak diperkuat dua pemain pilarnya, Theerathon Bunmathan akumulasi kartu kuning dan kiper Chatchai Budprom yang mengalami cedera serius.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong melihat absennya kedua pemain pilar Thailand bukan lah suatu keuntungan.

Wasit Saoud Ali Al-Adba membentak pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong dalam laga Indonesia vs Malaysia (19/12/2021).
Wasit Saoud Ali Al-Adba membentak pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong dalam laga Indonesia vs Malaysia (19/12/2021). (tangkap layar)

Pasalnya, Indonesia juga tak diperkuat Pratama Arhan yang juga tengah menjalani sanksi akumulasi kartu kuning.

“Memang secara psikologi, Thailand sedikit tidak baik karena bek dan kiper tidak main tetapi Timnas kita juga dalam situasi yang sama, bek kita Pratama Arhan juga tidak bisa main karena akumulasi,” kata Shin Tae-yong, Selasa (28/12/2021).

“Jadi sama-sama tidak bisa memainkan permainan yang diinginkan karena ini turnamen, maka sebagai pelatih harus bisa mengcover dengan baik. Jadi sebenarnya tidak jadi masalah dengan Thailand dan Indonesia,” jelasnya.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong berbicara dengan Egy Maulana Vikri saat laga leg kedua Timnas Indonesia Vs Taiwan. Tampak, tak lama setelah percakapan ini, Egy Maulana Vikri ditarik ke luar.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong berbicara dengan Egy Maulana Vikri saat laga leg kedua Timnas Indonesia Vs Taiwan. Tampak, tak lama setelah percakapan ini, Egy Maulana Vikri ditarik ke luar. (Bolanas.com)

Lebih lanjut, soal skuat, Timnas Indonesia yang sudah melaju ke final membuat Shin Tae-yong bangga. Pasalnya skuat Indonesia kali ini dihuni oleh mayoritas pemain-pemain muda.

Berbeda dengan tim-tim lain seperti halnya Thailand yang mayoritas diperkuat pemain-pemain senior.

Shin Tae-yong berharap Asnawi Mangkualam dkk. bisa memberikan gelar juara Piala AFF di tahun ini.

“Memang dalam pertandingan lawan siapa pun sebagai pelatih merasa grogi dan tegang. Pemain kami pemain muda dan lolos sampai ke final, saya ucapkan terima kasih dan selamat,” kata Shin Tae-yong.

Shin Tae-yong
Shin Tae-yong (Lusius Genik/Tribunnews.com)

“Suasana seperti ini pun  membuat kita senang dan kami akan berusaha lagi supaya bisa merayakan lagi setelah pertandingan final,” pungkasnya.

Baca juga: Timnas Indonesia Bukan Tim Yang Sembarangan Usai Ke Final Kata Menpora RI, Waspadalah Kau Thailand

Seperti diketahui, Indonesia sudah lima kali masuk final dan belum sekalipun meraih juara. Bahkan bertemu Thailand di final ini jadi yang keempat kalinya.

Pertandingan final Piala AFF 2020 yang mempertemukan Indonesia vs Thailand akan tersaji dua leg.

Baca juga: Egy Maulana Vikri Sudah Saksikan Video Suporter Indonesia, Begitu Emosional, Kita Ingin Juara

Leg pertama pada Rabu (29/12/2021) dan leg kedua Sabtu (1/1/2022). Kedua pertandingan tersebut tersaji di Stadion Nasional Singapura.

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Shin Tae-yong: Di Leg Pertama Baik Thailand dan Indonesia Sama-sama Punya Problem Pemain Shin Tae-yong: Di Leg Pertama Baik Thailand dan Indonesia Sama-sama Punya Problem Pemain Reviewed by eela on December 28, 2021 Rating: 5

DPRD DKI Minta Pemprov Jelaskan Revisi Kenaikan UMP 2022 Jadi 5,1 Persen

December 28, 2021
December 28, 2021 at 11:53PM Feed Digital:

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi selaku koordinator Komisi B, meminta Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi (Disnakertrans) untuk memaparkan secara jelas kajian atau dasar sehingga terjadi revisi kenaikan upah minimum provinsi DKI tahun 2022 dari 0,8 persen menjadi 5,1 persen.

"Jadi saya minta Pak Andri Yansyah (kepala Disnakertrans) berikan penjelasan sejelas-jelasnya kepada kita, yang rasional terkait kenaikan UMP ini," kata Prasetyo dalam keterangannya, Selasa (28/12/2021).

Penjelasan tersebut diminta lantaran menurutnya masih banyak pengusaha yang belum punya keuangan stabil atau masih berjuang memulihkan ekonominya.

"Tetapi sekarang kita juga harus sadar, kita baru menghadapi pandemi yang sangat luar biasa. Nah kita harus berikan yang rasional. Saya minta dasarnya apa saja," ungkap dia.

Baca juga: Gubernur Anies Baswedan Tetapkan UMP DKI Jakarta 2022 Jadi Rp 4,64 Juta

Kepala Disnakertrans DKI Jakarta Andri Yansyah menjelaskan bahwa penetapan UMP 2022 telah dibahas bersama Dewan Pengupahan dan melibatkan unsur pemerintah, serikat pekerja serta pengusaha.

Ia juga menjelaskan bahwa angka tersebut telah mengacu pada proyeksi Bank Indonesia tentang pertumbuhan ekonomi, hingga kajian Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

"Meskipun saat pembahasan dengan Dewan Pengupahan tidak ada kesepakatan, tapi pak Gubernur harus menetapkan. Sepakat atau tidak sepakat, karena masing-masing unsur itu mempunyai usulan," terang Andri.

Baca juga: Survei PRC: Elektabilitas Ganjar Tetap Menang Meski dengan 3 Simulasi, Prabowo & Anies Masih Kalah

Sebelumnya diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akhirnya resmi menerbitkan keputusan yang menetapkan upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta tahun 2022 naik 5,1 persen menjadi Rp 4.641.854 per bulan.

Berita Terkait

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
DPRD DKI Minta Pemprov Jelaskan Revisi Kenaikan UMP 2022 Jadi 5,1 Persen DPRD DKI Minta Pemprov Jelaskan Revisi Kenaikan UMP 2022 Jadi 5,1 Persen Reviewed by eela on December 28, 2021 Rating: 5

KSPSI dan KSPI Minta Laporan Terhadap Buruh di Banten Dicabut

December 28, 2021
December 28, 2021 at 11:38PM Feed Digital:

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea dan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mendatangi Polda Banten pada Selasa (28/12/2021).

Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea mengaku kedatangannya ke Polda Banten untuk menjaminkan dirinya sendiri agar bisa dilakukan penangguhan penahanan terhadap anggotanya.

Keduanya ditemui langsung Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto Adi Nugroho.

Andi Gani menegaskan hal ini bukan bentuk intervensi terhadap proses hukum para buruh.

"Kami tidak pernah mengintervensi hukum. Kami mengikuti prosedur hukum yang berlaku," kata Andi Gani.

Baca juga: Buruh yang Ditahan Polisi Karena Terobos Ruang Kerja Gubernur Banten Menangis Ingat Bayinya di Rumah

Baca juga: 6 Buruh yang Duduki Ruang Kerja Gubernur Banten Ditetapkan Sebagai Tersangka

Andi Gani yang juga pimpinan buruh ASEAN mengapresiasi Polda Banten yang telah menjalankan Prosedur Tetap (Protap) dalam aksi buruh.

Hal ini, kata Andi Gani, sekaligus meluruskan informasi yang beredar luas bahwa buruh merusak ruangan Gubernur Banten.

"Tidak ada penerobosan barikade, tidak ada penerobosan paksa, SOP internal Polda Banten juga sudah sangat baik. Ini hanya aksi spontanitas yang dilakukan, karena keinginan buruh audiensi dengan Gubernur malah diacuhkan," ujar Andi Gani.

"Dalam setiap aksi buruh tidak pernah ada benturan dengan kepolisian. Saya bersama Bung Said Iqbal 12 tahun memimpin aksi buruh selalu mengedepankan aksi damai. Perjuangan buruh tidak boleh ada kekerasan apapun," tambahnya.

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
KSPSI dan KSPI Minta Laporan Terhadap Buruh di Banten Dicabut KSPSI dan KSPI Minta Laporan Terhadap Buruh di Banten Dicabut Reviewed by eela on December 28, 2021 Rating: 5

Pengendalian Kasus Sedini Mungkin Jadi Fokus Utama Satgas Covid pada 2022

December 28, 2021
December 28, 2021 at 11:26PM Feed Digital:

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Koordinator Tim Pakar Juru Bicara Pemerintah untuk Satgas Penanganan Covid-19,  Wiku Adisasmito mengatakan bahwa pada 2022, pemerintah masih akan tetap fokus pada pengendalian kasus virus corona (Covid-19).

Tidak hanya itu, tugas lainnya yang tetap menjadi concern adalah mempertahankan angka kasus positif agar tidak mengalami lonjakan.

"Mempertahankan kasus agar tetap rendah dan mengendalikan kasus sedini mungkin masih menjadi fokus utama kita di tahun yang akan datang," kata Prof Wiku, dalam virtual press conference 'Perkembangan Penanganan Covid-19 Di Indonesia per 28 Desember 2021', Selasa (28/12/2021).

Baca juga: Ini Penjelasan Wiku Adisasmito soal Kebijakan Masa Karantina Perjalanan Luar Negeri Selama 10 Hari

Baca juga: Wiku: Jika Patuh Menjalankan 5M, Kasus Omicron di Indonesia Tak akan Meledak Seperti di Eropa

Ia pun berharap masyarakat dapat tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan agar bisa menekan penularan Covid-19.

Karena selama nyaris 2 tahun ini, pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada sisi kesehatan masyarakat saja, namun juga telah membuat perekonomian melesu.

"Semoga menjelang tahun yang baru ini, kita tetap mengingat betapa besar dampak lonjakan kasus, terutama terhadap kondisi ekonomi masyarakat," jelas Prof Wiku.

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Pengendalian Kasus Sedini Mungkin Jadi Fokus Utama Satgas Covid pada 2022 Pengendalian Kasus Sedini Mungkin Jadi Fokus Utama Satgas Covid pada 2022 Reviewed by eela on December 28, 2021 Rating: 5

UPDATE Kasus Warga Tangkap Sendiri Pelaku Pencabulan: Ibu Korban Minta Maaf, Ngaku Kemarin Emosi

December 27, 2021
December 28, 2021 at 11:05AM Feed Digital:

TRIBUNNEWS.COM - Berikut update terbaru mengenai kasus warga di Bekasi, Jawa Barat yang disuruh anggota Polres Metro Bekasi Kota menangkap sendiri pelaku pencabulan.

DN (30), ibu korban pencabulan yang mengaku diminta menangkap sendiri pelaku pencabulan terhadap anaknya menyampaikan permintaan maaf.

Hal itu setelah anggota polisi dari Polres Metro Bekasi Kota mendatangi rumah DN.

Saat itu, polisi meminta klarifikasi terkait penanganan kasus yang dikeluhkannya.

DN pun mengaku sedang emosi saat diminta menangkap sendiri pelaku pencabulan terhadap anaknya.

Baca juga: Viral Warga Tangkap Sendiri Pelaku Pencabulan Anaknya, Ini Penjelasan Kapolres Metro Bekasi Kota

"Buat Kapolres beserta jajarannya, dan penyidik PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) yang sudah menyambut saya dengan baik."

"Saya minta maaf karena kemarin dalam keadaan emosi," ujar DN dalam keterangan video, Senin (27/12/2021), dikutip dari Kompas.com.

Sebelumnya, kasus ini menjadi sorotan setelah DN mengaku diminta polisi menangkap sendiri pelaku pencabulan yang merupakan tetangganya.

DN sendiri mengetahui bahwa terduga pelaku pencabulan terhadap anaknya hendak melarikan diri ke Surabaya, Jawa Timur.

DN yang takut kehilangan jejak pun kemudian meminta bantuan saudaranya untuk membekuk sendiri pelaku di stasiun kereta api, sebelum pelaku terlanjur kabur.

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
UPDATE Kasus Warga Tangkap Sendiri Pelaku Pencabulan: Ibu Korban Minta Maaf, Ngaku Kemarin Emosi UPDATE Kasus Warga Tangkap Sendiri Pelaku Pencabulan: Ibu Korban Minta Maaf, Ngaku Kemarin Emosi Reviewed by eela on December 27, 2021 Rating: 5
ads 728x90 B
Powered by Blogger.