Seo Services
Seo Services

Akhir Pelarian Bos WO Marwah: Kabur Pindah-pindah Usai Tipu Calon Pengantin - Kompas.com

May 31, 2026
Akhir Pelarian Bos WO Marwah: Kabur Pindah-pindah Usai Tipu Calon Pengantin - Kompas.com Akhir Pelarian Bos WO Marwah: Kabur Pindah-pindah Usai Tipu Calon Pengantin - Kompas.com Reviewed by eela on May 31, 2026 Rating: 5

Ancaman Terbaru AS untuk Iran - detikNews

May 31, 2026
Ancaman Terbaru AS untuk Iran - detikNews Ancaman Terbaru AS untuk Iran - detikNews Reviewed by eela on May 31, 2026 Rating: 5

Wanita Tewas di Hotel Kebayoran Baru Korban Pembunuhan, Pelaku Diamankan Polisi - kumparan.com - Kumparan.com

May 30, 2026
Wanita Tewas di Hotel Kebayoran Baru Korban Pembunuhan, Pelaku Diamankan Polisi - kumparan.com - Kumparan.com Wanita Tewas di Hotel Kebayoran Baru Korban Pembunuhan, Pelaku Diamankan Polisi - kumparan.com - Kumparan.com Reviewed by eela on May 30, 2026 Rating: 5

Jokowi Ikut Ramaikan Tren Lagu 'Mas Bahlil Ganteng-Little Bolu Ketan' - CNN Indonesia

May 30, 2026
Jokowi Ikut Ramaikan Tren Lagu 'Mas Bahlil Ganteng-Little Bolu Ketan' - CNN Indonesia Jokowi Ikut Ramaikan Tren Lagu 'Mas Bahlil Ganteng-Little Bolu Ketan' - CNN Indonesia Reviewed by eela on May 30, 2026 Rating: 5

Trump Bilang Negosiator Iran Sangat Bagus, Tapi AS Punya 'Semua Kartu' - detikNews

May 29, 2026
Trump Bilang Negosiator Iran Sangat Bagus, Tapi AS Punya 'Semua Kartu' - detikNews Trump Bilang Negosiator Iran Sangat Bagus, Tapi AS Punya 'Semua Kartu' - detikNews Reviewed by eela on May 29, 2026 Rating: 5

Kuwait Sibuk Adang Drone Iran yang Sasar Pangkalan Udara AS - CNN Indonesia

May 28, 2026
Kuwait Sibuk Adang Drone Iran yang Sasar Pangkalan Udara AS - CNN Indonesia Kuwait Sibuk Adang Drone Iran yang Sasar Pangkalan Udara AS - CNN Indonesia Reviewed by eela on May 28, 2026 Rating: 5

Program Hamil Jadi Perjuangan Emosional, 1 dari 6 Orang di Dunia Alami Infertilitas

May 28, 2026
May 28, 2026 at 11:50PM Feed Digital:
Ringkasan Berita:
  • Program hamil bukan sekadar medis, tetapi perjuangan emosional penuh harapan bagi banyak pasangan infertil di Indonesia.
  • Data WHO menunjukkan infertilitas dialami banyak orang, termasuk jutaan pasangan usia subur Indonesia saat ini.
  • Peningkatan pasien bayi tabung menunjukkan kesadaran masyarakat mencari bantuan medis semakin tinggi belakangan ini.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Program hamil sering dianggap hanya soal medis. 

Padahal bagi banyak pasangan, perjalanan mendapatkan anak juga menjadi perjuangan emosional yang panjang, melelahkan, dan penuh ketidakpastian.

Masalah kesuburan atau infertilitas ternyata juga bukan kasus kecil. 

Jumlah pasangan yang membutuhkan bantuan medis untuk mendapatkan keturunan terus meningkat, termasuk di Indonesia.

Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono mengatakan layanan fertilitas harus dipandang lebih luas, bukan sekadar mengobati masalah fisik.

Menurutnya, pasangan yang datang ke klinik fertilitas bukan hanya membawa masalah kesehatan, tetapi juga membawa harapan besar untuk memiliki anak.

“Mereka datang bukan untuk berobat dari sakit fisik, tetapi memperjuangkan sebuah kehidupan yang belum hadir. Di sinilah layanan fertilitas berbeda; yang kita rawat bukan hanya tubuh, tetapi juga jiwa dan harapan,” ujar Dante dilansir dari website resmi, Selasa (26/5/2026).

Infertilitas Bukan Masalah Langka, Jutaan Pasangan Indonesia Mengalaminya

Masalah infertilitas ternyata dialami cukup banyak pasangan.

Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2025 menunjukkan sekitar 17,5 persen populasi dewasa dunia atau sekitar 1 dari 6 orang mengalami infertilitas.

Sementara di Indonesia, data Kementerian Kesehatan menunjukkan sekitar 10–15 persen pasangan usia subur mengalami gangguan kesuburan.

Artinya, sekitar 4–6 juta pasangan dari total 39,8 juta pasangan usia subur di Indonesia berpotensi membutuhkan bantuan medis agar bisa memperoleh keturunan.

Baca juga: Bukan karena Program Hamil, Ini Alasan Luna Maya Hiatus dari Industri Film 

Angka tersebut menunjukkan bahwa infertilitas bukan kondisi yang jarang terjadi.

Banyak pasangan yang diam-diam berjuang menjalani pemeriksaan, terapi, hingga program kehamilan dalam waktu panjang.

Kenapa Masalah Fertilitas Jadi Perhatian Pemerintah?

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Program Hamil Jadi Perjuangan Emosional, 1 dari 6 Orang di Dunia Alami Infertilitas Program Hamil Jadi Perjuangan Emosional, 1 dari 6 Orang di Dunia Alami Infertilitas Reviewed by eela on May 28, 2026 Rating: 5

Misa Arwah Maria Bernadeth Latifah Oetama, Istri Jakob Oetama Digelar Khidmat

May 27, 2026
May 28, 2026 at 02:36AM Feed Digital:
Ringkasan Berita:
  • Keluarga menggelar misa arwah Maria Bernadeth Latifah Oetama di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
  • Romo Dedo menyebut almarhumah sosok disiplin dan murah hati hingga usia 92 tahun.
  • Irwan Oetama mengenang kedisiplinan sang ibu mendidik anak-anak hidup mandiri sejak kecil.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Keluarga menggelar misa riquime atau misa arwah bagi Ibu Maria Bernadeth Latifah Oetama, istri almarhum Jakob Oetama, pendiri Kompas Gramedia di rumah duka di Jalan Sriwijaya Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Rabu (27/5/2026) malam.

Misa arwah dihadiri oleh keluarga, sahabat, kerabat dekat hingga para pelayat.

Pantauan Tribunnews di rumah duka, misa arwah Ibu Maria Bernadeth Latifah Oetama dimulai sekira pukul 18.30 WIB.

Misa dipimpin oleh Romo Dedomau Djatmiko da Gomez, SJ.

Suasana khidmat terasa saat misa dimulai. Lantunan lagu dan doa terdengar dipanjatkan untuk Ibu Maria Bernadeth Latifah Oetama.

Dalam homilinya, Romo Dedo yang memimpin jalannya misa menyampaikan refleksi mendalam mengenai keutamaan hidup almarhumah yang berpulang pada usia 92 tahun.

Romo Dedo mengungkapkan, Ibu Maria Bernadeth adalah sosok yang dianugerahi keseimbangan hidup yang luar biasa antara kedisiplinan yang tinggi dan kemurahan hati.

"Ibu ini memiliki disiplin yang sangat tinggi dan kemurahan hati. Balance (seimbang) itu menurut saya. Dan dia menjaga betul-betul kedua keutamaan yang dia miliki itu sampai akhirnya bisa bertahan hingga 92 tahun," ujar Romo Dedo.

Bagi Romo Dedo, perjalanan hidup almarhumah merupakan simbol dari perjuangan manusia yang sesungguhnya. 

Ia mengibaratkan Ibu Maria Bernadeth sebagai seorang prajurit tangguh yang membangun keluarganya dengan martabat penuh.

"Manusia dilahirkan untuk berjuang sampai dengan titik darah yang terakhir, dengan semua konsekuensinya. Ibu Maria Bernadeth kita adalah prajurit kita yang telah mengangkat tangannya dengan kepala tegak membangun keluarganya. Dan waktu kematian menyambutnya, dia tersenyum karena masih ada keluarga," ungkapnya.

Baca juga: Istri Pendiri Kompas Gramedia Jakob Oetama, Maria Bernadeth Latifah Oetama, Wafat

Usai misa arwah, putra sulung almarhumah, Irwan Oetama, memberikan sambutan yang menyentuh hati mewakili keluarga besar. 

Kepergian sang ibu meninggalkan duka sekaligus rasa syukur yang mendalam bagi kelima anak, tujuh cucu, dan lima cicit almarhumah.

Irwan mengungkapkan, sepeninggal sang ayah, Jakob Oetama pada tahun 2020 silam, kini anak-anak merasa benar-benar telah menjadi yatim piatu. 

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Misa Arwah Maria Bernadeth Latifah Oetama, Istri Jakob Oetama Digelar Khidmat Misa Arwah Maria Bernadeth Latifah Oetama, Istri Jakob Oetama Digelar Khidmat Reviewed by eela on May 27, 2026 Rating: 5

Pembunuh Siswi SD di Makassar Pura-pura Ribut di Lokasi Demi Kecoh Polisi - detikNews

May 27, 2026
Pembunuh Siswi SD di Makassar Pura-pura Ribut di Lokasi Demi Kecoh Polisi - detikNews Pembunuh Siswi SD di Makassar Pura-pura Ribut di Lokasi Demi Kecoh Polisi - detikNews Reviewed by eela on May 27, 2026 Rating: 5

Cetak Kader Global, Ponpes Bina Insan Mulia Cirebon Gelar Pendidikan Kader NU untuk 320 Santri

May 26, 2026
May 27, 2026 at 02:04AM Feed Digital:

TRIBUNNEWS.COM - Pondok Pesantren Bina Insan Mulia Cirebon, Jawa Barat, semakin memantapkan dirinya sebagai pusat utama pembinaan kader Nahdlatul Ulama (NU) yang berdampak hingga ke panggung internasional. 

Tonggak itu kian kokoh setelah ponpes ini sukses menyelenggarakan Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) bagi para santri kelas akhir.

Kegiatan ini menjadikan Bina Insan Mulia sebagai pesantren kedua yang dipercaya menyelenggarakan PD-PKPNU, setelah sebelumnya Pesantren Lirboyo Kediri. 

Sebanyak 320 santri kelas 12 dari jenjang SMA, SMK, dan MA turut ambil bagian dalam kegiatan angkatan ke-30 ini. Berlangsung tiga hari penuh, 22–24 Mei 2026, kegiatan dipusatkan di Gedung Serba Guna Pesantren Bina Insan Mulia 1 dan Joglo Agung Pesantren VIP Bina Insan Mulia 2.

Koordinator PD-PKPNU, H. Amir Makruf, mengungkapkan bahwa alasan utama dipilihnya Bina Insan Mulia sebagai tuan rumah tak lepas dari fakta bahwa mayoritas lulusannya akan merantau ke mancanegara.

Baca juga: Gus Ipul Ajak Pengasuh Ponpes se-Madura Raya Sukseskan Program Prioritas Presiden Prabowo

"Sesuai arahan pengasuh pesantren, para santri lulusan Bina Insan Mulia diharapkan dapat langsung berkhidmah di PCINU (Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama) di negara tujuan masing-masing," kata Amir Makruf kepada Tribunnews.com lewat keterangan tertulis, Selasa (26/5/2026).

Pengasuh Pesantren Bina Insan Mulia, KH. Imam Jazuli, Lc. MA., memaparkan bahwa jejak alumni pesantren ini telah tersebar di 16 negara, mulai dari Cina, Rusia, Jepang, Mesir, Maroko, Jerman, Tunisia, Taiwan, Australia, Prancis, Singapura, Pakistan, Korea, Malaysia, Turkiye, Jordan, hingga Oman. Mereka menempuh pendidikan tinggi di berbagai universitas kelas dunia, dari jenjang S1 hingga S3.

"Untuk lulusan tahun ini, sebanyak 70 persen akan meneruskan studi ke luar negeri. Supaya mereka bisa langsung ikut menggerakkan PCINU di berbagai belahan dunia sebagai motor dakwah Islam moderat, maka PD-PKPNU kali ini menjadi penting," jelas Kiai Imjaz.

"Adapun bagi 30 persen lulusan yang hendak melanjutkan ke PTN dalam negeri, PD-PKPNU kali ini sangat berguna untuk membekali mereka menjadi benteng Aswaja An-Nahdliyah di kampus masing-masing dalam menghadapi pengaruh radikalisme dan ideologi transnasional," tambah beliau.

Menutup rangkaian kegiatan, Kiai Imjaz mengingatkan seluruh peserta agar teguh menjaga nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah dalam empat dimensi kehidupan: amaliyah (ibadah), fikroh (pemikiran), harokah (gerakan), dan siyasiyah (politik).

Kegiatan ini diperkuat oleh tim instruktur dari tingkat nasional maupun lokal, terdiri dari Drs. H. Amir Makruf sebagai koordinator, serta Dr. H.A. Hilman Umar Bashori, Muh. Mahmudi Abduh, Muhammad Zimamul Adli, dan Masyhari, Lc, M.H.I sebagai anggota. Selama tiga hari, mereka berhasil menciptakan suasana belajar yang hidup, tertib, dan penuh semangat di kalangan peserta muda.

Kesan positif datang dari para peserta. Muhammad Imam Hasanudin dari SMK Unggulan Bina Insan Mulia mengaku wawasannya terbuka lebar tentang NU, peta ideologi dunia, dan dunia organisasi.

"Selain mendapat sertifikat, saya mendapat pengalaman istimewa. Suasana interaktif terbangun selama tiga hari, pematerinya inspiratif, dan membuka hal baru bagi anak muda," tambahnya.

Emyr Zurafa Nurkahfi dari Madrasah Aliyah Unggulan Bertaraf Internasional (MAUBI) menilai kegiatan ini tampil beda, baik dari sisi substansi maupun cara penyampaiannya. 

Baca juga: Kemenag Sebut Kebiasaan Menjalankan Ibadah Menjadikan Beragama Asyik & Menjadi Budaya dalam Ponpes

"Materinya sangat relevan dengan tantangan zaman, dan yang paling berkesan adalah semangat persaudaraan antarpeserta dan instruktur," ungkapnya.

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Cetak Kader Global, Ponpes Bina Insan Mulia Cirebon Gelar Pendidikan Kader NU untuk 320 Santri Cetak Kader Global, Ponpes Bina Insan Mulia Cirebon Gelar Pendidikan Kader NU untuk 320 Santri Reviewed by eela on May 26, 2026 Rating: 5

Prabowo Akan Shalat Idul Adha di Perancis - Kompas.com

May 26, 2026
Prabowo Akan Shalat Idul Adha di Perancis - Kompas.com Prabowo Akan Shalat Idul Adha di Perancis - Kompas.com Reviewed by eela on May 26, 2026 Rating: 5

Pengakuan Netanyahu Susah Bujuk Trump soal Iran - detikNews

May 25, 2026
Pengakuan Netanyahu Susah Bujuk Trump soal Iran - detikNews Pengakuan Netanyahu Susah Bujuk Trump soal Iran - detikNews Reviewed by eela on May 25, 2026 Rating: 5

Kunci Jawaban IPAS Kelas 3 SD/MI Kurikulum Merdeka Hal 47 Edisi Revisi: Cerita dari Masa ke Masa

May 25, 2026
May 26, 2026 at 01:21AM Feed Digital:

TRIBUNNEWS.COM – Buku pelajaran IPAS kelas 3 SD/MI Kurikulum Merdeka (Edisi Revisi) halaman 47 bab 2.

Salah satu materi yang dibahas pada buku pelajaran buku pelajaran IPAS kelas 3 SD/MI Kurikulum Merdeka (Edisi Revisi) halaman 47, karangan Kusumawardhani Ardilla, dkk. terbitan Kemdikbud Ristek tahun 2025 yakni perbedaan Zaman Dulu VS Sekarang.

Perubahan dari zaman dahulu ke zaman sekarang membuat kehidupan manusia menjadi lebih mudah, cepat, dan praktis.

Meskipun zaman sudah modern, kita tetap perlu menjaga nilai-nilai positif dari masa lalu agar kehidupan menjadi lebih baik dan seimbang.

Pada latihan soal kali ini, siswa diminta menjawab pertanyaan terkait aktivitas yang ada dalam halaman tersebut.

Sebagai catatan, sebelum melihat kunci buku pelajaran IPAS Kelas 3 SD/MI Kurikulum Merdeka halaman 47 siswa diminta untuk terlebih dahulu menjawab soal secara mandiri.

Kunci jawaban ini digunakan sebagai panduan dan pembanding oleh orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak.

Kunci Jawaban IPAS Kelas 3 SD/MI Kurikulum Merdeka Halaman 47: Cerita dari Masa ke Masa

Cerita dari Masa ke Masa

Gambar kembali dengan caramu sendiri di buku tugas. Lalu, lengkapi jawaban dari pertanyaan berikut.

1. Mengapa perubahan sosial terus terjadi seiring berjalannya waktu?

Jawaban :

Baca juga: Kunci Jawaban IPAS Kelas 3 SD/MI Kurikulum Merdeka Hal 38 Edisi Revisi: Zaman Dulu VS Sekarang

Perubahan sosial terus terjadi karena kehidupan manusia selalu berkembang dan tidak pernah tetap sama dari waktu ke waktu. Salah satu penyebab utamanya adalah kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. 

Misalnya, dahulu orang berkomunikasi harus bertemu langsung atau mengirim surat, tetapi sekarang bisa menggunakan telepon genggam dan internet. Hal ini membuat cara hidup masyarakat ikut berubah.

Selain itu, kebutuhan manusia yang semakin banyak juga mendorong perubahan sosial. Masyarakat selalu mencari cara yang lebih mudah, cepat, dan efisien untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, seperti dalam bekerja, belajar, dan berbelanja. Perubahan lingkungan, jumlah penduduk yang meningkat, serta masuknya budaya dari luar juga ikut mempengaruhi perubahan sosial di masyarakat.

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Kunci Jawaban IPAS Kelas 3 SD/MI Kurikulum Merdeka Hal 47 Edisi Revisi: Cerita dari Masa ke Masa Kunci Jawaban IPAS Kelas 3 SD/MI Kurikulum Merdeka Hal 47 Edisi Revisi: Cerita dari Masa ke Masa Reviewed by eela on May 25, 2026 Rating: 5

Tanya Kabar Orangtua Berujung Dibunuh, Jasad Anggi Dilempar dari Jalan Tol di Yasmin Bogor

May 25, 2026
May 26, 2026 at 12:41AM Feed Digital:
Ringkasan Berita:
  • Polisi menangkap MF, pelaku pembunuhan Anggi yang jasadnya dibuang dari Tol BORR Bogor sebelumnya.
  • Pelaku mengaku sakit hati setelah korban menyinggung kondisi orangtuanya saat pertemuan mereka sebelumnya berlangsung.
  • Usai membunuh korban menggunakan dasi, pelaku membawa mobil serta uang korban menuju Garut untuk berlibur.

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR- Polisi menangkap, MF (26) pelaku pembunuhan AAA (25) atau Anggi pada Sabtu (23/5/2026) lalu.

MF melempar jasad Anggi di Jalan KH Sholeh Iskandar Simpang Yasmin, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat dari atas Tol BORR.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro mengatakan, motif pembunuhan ini adalah tersangka merasa sakit hati atas ucapan Anggi.

Ucapan itu dilontarkan saat pertemuan pertama kali pada tanggal 2 Mei 2026 lalu.

Keduanya adalah teman semasa SMK.

Kemudian sekian lama tidak berkomunikasi, tersangka menghubungi kembali melalui direct message (DM). 

“Dan pada tanggal 2 Mei 2026, keduanya bertemu di daerah Air Mancur,” kata Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro kepada wartawan di Polresta Bogor Kota, Senin (25/5/2026).

Saat itu, Anggi menanyakan kepada tersangka kabar orangtuanya.

Tersangka mengaku sudah tidak punya orangtua. Kata Rio, tersangka merasa sakit hati dan akhirnya mengajak kembali bertemu pada Jumat (22/5/2026).

“Kemudian, karena sakit hati yang mendalam, 2 minggu kemudian si tersangka mengajak ketemu kepada korban, yaitu terjadi pada tanggal 22 Mei hari Jumat,” ujarnya.

Pada saat pertemuan kedua, korban tidak tahu bahwa tersangka sudah menyiapkan peralatan-peralatan untuk melakukan pembunuhan.

Kemudian tersangka memperlihatkan golok, lalu mengancam akan melakukan pembunuhan.

Saat itu tersangka memberikan penawaran jika mau berdamai, korban harus mengeluarkan sejumlah uang.

“Tersangka menyampaikan kalau mau damai ataupun mau aman, minta apa? Minta uang. Si korban tidak mau,” ujarnya.

Baca juga: Sidang Vonis Kasus Pembunuhan Kacab Bank BUMN Akan Digelar 3 Juni 2026

Leher Anggi dijerat menggunakan dasi biru sampai pingsan di daerah Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Tanya Kabar Orangtua Berujung Dibunuh, Jasad Anggi Dilempar dari Jalan Tol di Yasmin Bogor Tanya Kabar Orangtua Berujung Dibunuh, Jasad Anggi Dilempar dari Jalan Tol di Yasmin Bogor Reviewed by eela on May 25, 2026 Rating: 5

Tawuran Dekat Stasiun Klender Dibubarkan, Petasan hingga Busur Disita - detikNews

May 24, 2026
Tawuran Dekat Stasiun Klender Dibubarkan, Petasan hingga Busur Disita - detikNews Tawuran Dekat Stasiun Klender Dibubarkan, Petasan hingga Busur Disita - detikNews Reviewed by eela on May 24, 2026 Rating: 5

Rusia Kembali Gunakan Rudal Oreshnik ke Ukraina, Seberapa Mematikan Senjata Ini?

May 24, 2026
May 24, 2026 at 11:48PM Feed Digital:

Rusia Kembali Gunakan Rudal Oreshnik ke Ukraina, Seberapa Mematikan Senjata Ini?

Ringkasan Berita:
  • Rusia kembali menggunakan rudal hipersonik Oreshnik dalam serangan besar ke Kyiv, Ukraina.
  • Rudal ini mampu melaju lebih dari Mach 10, membawa beberapa hulu ledak sekaligus, dan sulit dicegat sistem pertahanan udara biasa.
  • Meski Rusia menyebut Oreshnik hampir mustahil dihentikan, sejumlah analis Barat menilai kemampuan rudal tersebut masih dibesar-besarkan.

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan Rusia kembali menggunakan rudal balistik hipersonik Oreshnik dalam serangan besar ke Kyiv pada Minggu (24/5/2026).

Serangan drone dan rudal tersebut menewaskan sedikitnya dua orang serta merusak sejumlah bangunan di ibu kota Ukraina, termasuk area dekat kantor pemerintahan, sekolah, dan permukiman warga.

Baca juga: Rusia Luncurkan Serangan Besar ke Ukraina, Kyiv Diguncang Rudal-Drone Usai Janji Pembalasan Putin

Ini menjadi kali ketiga Rusia menggunakan rudal Oreshnik sejak perang Ukraina berlangsung.

Oreshnik merupakan rudal balistik hipersonik jarak menengah yang dapat membawa hulu ledak nuklir maupun konvensional. Nama “Oreshnik” sendiri berarti “Pohon Hazel”.

RUDAL ORESHNIK RUSIA - Kru sistem rudal Iskander-M berlatih memberikan serangan kelompok selama latihan militer gabungan Zapad-2025 dari angkatan bersenjata Rusia dan Belarus, di lokasi yang dirahasiakan di Rusia. Berikut ini spesifikasi rudal Oreshnik milik Rusia, mulai disiagakan di perbatasan negara-negara NATO, yakni di Belarusia. (File: Russian Defence Ministry Press Service/EPA)
RUDAL ORESHNIK RUSIA - Kru sistem rudal Iskander-M berlatih memberikan serangan kelompok selama latihan militer gabungan Zapad-2025 dari angkatan bersenjata Rusia dan Belarus, di lokasi yang dirahasiakan di Rusia. Berikut ini spesifikasi rudal Oreshnik milik Rusia, mulai disiagakan di perbatasan negara-negara NATO, yakni di Belarusia. (File: Russian Defence Ministry Press Service/EPA) (Istimewa/(File: Russian Defence Ministry Press Service/EPA))

Seberapa Mematikan Rudal Oreshnik? 

Rudal tersebut dikembangkan dari sistem RS-26 Rubezh yang sebelumnya dirancang Rusia sebagai rudal balistik antarbenua atau intercontinental ballistic missile (ICBM).

Salah satu kemampuan utama Oreshnik adalah membawa beberapa hulu ledak sekaligus untuk menyerang banyak target dalam satu peluncuran. Kemampuan seperti ini biasanya dimiliki rudal strategis jarak jauh.

Selain itu, rudal ini mampu melaju dengan kecepatan lebih dari Mach 10 atau di atas 12.000 kilometer per jam.

Dengan kecepatan hipersonik tersebut, Oreshnik disebut dapat mengubah arah saat berada di udara sehingga membuatnya sangat sulit dilacak maupun dicegat sistem pertahanan udara konvensional.

Rudal Oreshnik memiliki jangkauan sekitar 500 hingga 5.500 kilometer. Sistem ini juga dapat membawa tiga hingga enam hulu ledak yang masing-masing bisa berisi submunisi untuk menyerang area luas secara bersamaan.

Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya mengklaim Oreshnik hampir tidak bisa dicegat dan memiliki daya rusak yang setara dengan senjata nuklir meski menggunakan hulu ledak biasa.

Peluncuran rudal balistik jarak menengah 9M729 Oreshnik Rusia.
Peluncuran rudal balistik jarak menengah 9M729 Oreshnik Rusia. (Kementerian Pertahanan Rusia)

Namun, sejumlah analis Barat membantah klaim tersebut dan menilai kemampuan Oreshnik masih dibesar-besarkan.

Pada Desember 2024, seorang pejabat Amerika Serikat bahkan menyebut rudal itu masih bersifat eksperimental dan belum menjadi pengubah permainan utama di medan perang.

Pejabat tersebut juga mengatakan Rusia diyakini belum memiliki stok Oreshnik dalam jumlah besar.

Rudal Oreshnik pertama kali digunakan Rusia pada November 2024 ketika ditembakkan dari lokasi uji coba Kapustin Yar di wilayah Astrakhan untuk menyerang fasilitas industri militer di kota Dnipro, Ukraina.

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Rusia Kembali Gunakan Rudal Oreshnik ke Ukraina, Seberapa Mematikan Senjata Ini? Rusia Kembali Gunakan Rudal Oreshnik ke Ukraina, Seberapa Mematikan Senjata Ini? Reviewed by eela on May 24, 2026 Rating: 5

La Ode Safiul Akbar Deklarasi Maju Ketum Kosgoro 1957, Klaim Kantongi Restu Bahlil

May 24, 2026
May 24, 2026 at 11:41PM Feed Digital:
Ringkasan Berita:
  • La Ode Safiul Akbar menyatakan maju sebagai calon Ketua Umum KOSGORO 1957.
  • Ia mengusung penguatan kaderisasi dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan sebagai fokus utama organisasi.
  • La Ode juga mengklaim telah mendapat restu dari Bahlil Lahadalia untuk maju dalam kontestasi tersebut.

TRIBUNNEWS.COM -  Ketua DPP Partai Golkar Bidang Ketenagakerjaan dan Profesi, La Ode Safiul Akbar mendeklarasikan diri maju sebagai calon Ketua Umum Pimpinan Pusat PPK Kosgoro 1957 menjelang agenda pemilihan kepengurusan organisasi sayap pendiri Partai Golkar tersebut.

Dalam deklarasinya pada Minggu (24/5/2026), La Ode menegaskan keinginannya membawa KOSGORO 1957 kembali fokus pada penguatan kaderisasi dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

“Ketum Bahlil sudah merestui saya maju jadi Ketum Kosgoro,” kata La Ode dalam keterangannya.

Restu yang dimaksud merujuk kepada Bahlil Lahadalia selaku Ketua Umum Partai Golkar.

Dalam pidatonya, La Ode menilai Kosgoro 1957 perlu kembali mengakar sebagai organisasi karya yang dekat dengan persoalan masyarakat, terutama di tengah tantangan ekonomi dan perubahan sosial yang berlangsung cepat.

Ia menyinggung sejumlah persoalan mulai dari kompetisi global, disrupsi teknologi, ketimpangan ekonomi, hingga krisis kaderisasi sebagai tantangan yang harus dijawab organisasi.

Menurutnya, Kosgoro 1957 tidak cukup hanya aktif dalam agenda seremonial, tetapi perlu hadir melalui program konkret yang menyentuh masyarakat.

“Kosgoro 1957 harus hadir di tengah persoalan bangsa melalui pemberdayaan UMKM, penguatan koperasi modern, dan literasi digital ekonomi,” ujarnya.

La Ode juga menekankan pentingnya kaderisasi di tubuh organisasi untuk menyiapkan generasi pemimpin baru di lingkungan Golkar.

Ia menyebut kader Kosgoro ke depan harus memiliki kapasitas intelektual, integritas moral, dan kompetensi profesional agar mampu menjawab tantangan politik maupun ekonomi.

Selain itu, La Ode menilai kekuatan Golkar pada masa mendatang akan sangat ditentukan oleh kuat atau tidaknya organisasi pendiri dan sayap partai dalam menjangkau masyarakat.

Karena itu, ia mendorong Kosgoro 1957 kembali memainkan peran strategis sebagai basis kaderisasi dan penggerak ekonomi kerakyatan.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari DPP Partai Golkar terkait dukungan terhadap pencalonan La Ode Safiul Akbar dalam kontestasi Ketua Umum Kosgoro 1957 tersebut.

Visi La Ode

La Ode Safiul Akbar menegaskan visinya untuk membawa KOSGORO 1957 kembali hadir secara nyata di tengah kehidupan masyarakat, bukan sekadar menawarkan janji politik.

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
La Ode Safiul Akbar Deklarasi Maju Ketum Kosgoro 1957, Klaim Kantongi Restu Bahlil La Ode Safiul Akbar Deklarasi Maju Ketum Kosgoro 1957, Klaim Kantongi Restu Bahlil Reviewed by eela on May 24, 2026 Rating: 5

Anggota DPR Gus Hilman Alami Patah Kaki Kiri Akibat Kecelakaan di Tol Paspro - detikNews

May 24, 2026
Anggota DPR Gus Hilman Alami Patah Kaki Kiri Akibat Kecelakaan di Tol Paspro - detikNews Anggota DPR Gus Hilman Alami Patah Kaki Kiri Akibat Kecelakaan di Tol Paspro - detikNews Reviewed by eela on May 24, 2026 Rating: 5

Trump Klaim Kesepakatan dengan Iran untuk Akhiri Perang Kian Dekat - detikNews

May 23, 2026
Trump Klaim Kesepakatan dengan Iran untuk Akhiri Perang Kian Dekat - detikNews Trump Klaim Kesepakatan dengan Iran untuk Akhiri Perang Kian Dekat - detikNews Reviewed by eela on May 23, 2026 Rating: 5

Saat Prabowo Singgung Nama Kapolri dan Panglima Jadi 'Prabowo Subiyanto' - detikNews

May 23, 2026
Saat Prabowo Singgung Nama Kapolri dan Panglima Jadi 'Prabowo Subiyanto' - detikNews Saat Prabowo Singgung Nama Kapolri dan Panglima Jadi 'Prabowo Subiyanto' - detikNews Reviewed by eela on May 23, 2026 Rating: 5

173 Tersangka Kejahatan Jalanan Ditahan PMJ Terancam 7-15 Tahun Penjara - detikNews

May 22, 2026
173 Tersangka Kejahatan Jalanan Ditahan PMJ Terancam 7-15 Tahun Penjara - detikNews 173 Tersangka Kejahatan Jalanan Ditahan PMJ Terancam 7-15 Tahun Penjara - detikNews Reviewed by eela on May 22, 2026 Rating: 5

KA Anjlok di Stasiun Pasar Senen, 6 Perjalanan Kereta Terlambat - detikFinance

May 22, 2026
KA Anjlok di Stasiun Pasar Senen, 6 Perjalanan Kereta Terlambat - detikFinance KA Anjlok di Stasiun Pasar Senen, 6 Perjalanan Kereta Terlambat - detikFinance Reviewed by eela on May 22, 2026 Rating: 5

KNKT: KA Argo Bromo Sudah Mengerem 1,3 Km Sebelum Tabrak KRL di Bekasi Timur - Kompas.com

May 21, 2026
KNKT: KA Argo Bromo Sudah Mengerem 1,3 Km Sebelum Tabrak KRL di Bekasi Timur - Kompas.com KNKT: KA Argo Bromo Sudah Mengerem 1,3 Km Sebelum Tabrak KRL di Bekasi Timur - Kompas.com Reviewed by eela on May 21, 2026 Rating: 5

Trump Bilang Negosiasi Kini Tahap Akhir, Ancam Serang Iran Lagi! - detikNews

May 21, 2026
Trump Bilang Negosiasi Kini Tahap Akhir, Ancam Serang Iran Lagi! - detikNews Trump Bilang Negosiasi Kini Tahap Akhir, Ancam Serang Iran Lagi! - detikNews Reviewed by eela on May 21, 2026 Rating: 5

Prabowo Singgung 'Beking Seragam Ijo-Coklat' di Paripurna, Ada Apa? - CNBC Indonesia

May 20, 2026
Prabowo Singgung 'Beking Seragam Ijo-Coklat' di Paripurna, Ada Apa? - CNBC Indonesia Prabowo Singgung 'Beking Seragam Ijo-Coklat' di Paripurna, Ada Apa? - CNBC Indonesia Reviewed by eela on May 20, 2026 Rating: 5

9 WNI Ditangkap Israel, Menlu: Kita Harap Mereka Baik-baik Saja - Kompas.com

May 19, 2026
9 WNI Ditangkap Israel, Menlu: Kita Harap Mereka Baik-baik Saja - Kompas.com 9 WNI Ditangkap Israel, Menlu: Kita Harap Mereka Baik-baik Saja - Kompas.com Reviewed by eela on May 19, 2026 Rating: 5

DPR Nilai Pernyataan Prabowo soal Dolar AS Demi Tenangkan Masyarakat - CNN Indonesia

May 19, 2026
DPR Nilai Pernyataan Prabowo soal Dolar AS Demi Tenangkan Masyarakat - CNN Indonesia DPR Nilai Pernyataan Prabowo soal Dolar AS Demi Tenangkan Masyarakat - CNN Indonesia Reviewed by eela on May 19, 2026 Rating: 5

Noel Kecewa Dituntut 5 Tahun di Kasus K3, Singgung Koruptor Rp 75 Miliar - Kompas.com

May 18, 2026
Noel Kecewa Dituntut 5 Tahun di Kasus K3, Singgung Koruptor Rp 75 Miliar - Kompas.com Noel Kecewa Dituntut 5 Tahun di Kasus K3, Singgung Koruptor Rp 75 Miliar - Kompas.com Reviewed by eela on May 18, 2026 Rating: 5

Noel Kecewa Dituntut 5 Tahun di Kasus K3, Singgung Koruptor Rp 75 Miliar - Kompas.com

May 18, 2026
Noel Kecewa Dituntut 5 Tahun di Kasus K3, Singgung Koruptor Rp 75 Miliar - Kompas.com Noel Kecewa Dituntut 5 Tahun di Kasus K3, Singgung Koruptor Rp 75 Miliar - Kompas.com Reviewed by eela on May 18, 2026 Rating: 5

Eks Pimpinan KPK: Audit Kerugian Kasus Korupsi Tak Boleh Dimonopoli BPK - detikNews

May 18, 2026
Eks Pimpinan KPK: Audit Kerugian Kasus Korupsi Tak Boleh Dimonopoli BPK - detikNews Eks Pimpinan KPK: Audit Kerugian Kasus Korupsi Tak Boleh Dimonopoli BPK - detikNews Reviewed by eela on May 18, 2026 Rating: 5
ads 728x90 B
Powered by Blogger.