Seo Services

Featured Posts

Olahraga
Seo Services

Jukir Wanita Lansia di Brebes Selamatkan Duit Rp 3,6 M dari Maling - detikNews

June 17, 2026
Jukir Wanita Lansia di Brebes Selamatkan Duit Rp 3,6 M dari Maling - detikNews Jukir Wanita Lansia di Brebes Selamatkan Duit Rp 3,6 M dari Maling - detikNews Reviewed by eela on June 17, 2026 Rating: 5

Profesi Satpam Disorot, Peristiwa di Surabaya dan Manado Ungkap Risiko Tinggi Keamanan

June 17, 2026
June 18, 2026 at 12:51AM Feed Digital:
Ringkasan Berita:
  • Profesi Satpam kembali disorot publik lewat kasus kriminal di Surabaya, aksi heroik di Manado, hingga putusan MK soal PKWT. 
  • Di sisi lain, 600 Satpam ikuti Jambore 2026 di Jakarta untuk peningkatan kompetensi. 
  • Sosok Satpam RSJ Padang viral lewat video promosi, menegaskan peran Satpam sebagai garda terdepan keamanan

TRIBUNNEWS.COM - Profesi Satuan Pengamanan (Satpam) kembali menjadi sorotan publik dalam sepekan terakhir.

Berbagai peristiwa yang melibatkan petugas keamanan, mulai dari kasus kriminal, aksi heroik menghadapi ancaman, hingga putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait status kerja satpam, mengingatkan masyarakat bahwa profesi ini memiliki tanggung jawab besar sekaligus risiko tinggi.

Satpam selama ini dikenal sebagai garda terdepan pengamanan di lingkungan kerja.

Mereka membantu Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui fungsi kepolisian terbatas, mulai dari mencegah tindak kejahatan, melindungi aset perusahaan, mengawasi lingkungan, hingga menegakkan aturan di area pengamanan.

Namun, berada di garis depan keamanan bukanlah pekerjaan tanpa risiko. Dalam menjalankan tugasnya, satpam kerap berhadapan langsung dengan konflik, ancaman keamanan, hingga tindak kriminal yang dapat membahayakan keselamatan jiwa.

Kasus yang melibatkan seorang satpam di Surabaya, Jawa Timur, menjadi salah satu contoh nyata beratnya tantangan yang dihadapi profesi tersebut.

Peristiwa itu membuka mata publik bahwa satpam tidak hanya berpotensi menjadi korban tindak pidana, tetapi dalam situasi tertentu juga dapat terlibat dalam peristiwa yang berujung pada hilangnya nyawa seseorang.

Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya peningkatan kompetensi, profesionalisme, serta pengawasan terhadap satuan pengamanan.

Berbagai program pembinaan dan pelatihan pun terus dilakukan untuk memperkuat kemampuan personel keamanan dalam menghadapi tantangan di lapangan.

600 Satpam Ikuti Jambore Satpam 2026

Seperti dilansir dari Wartakota,sebanyak 600 personel Satpam dari berbagai wilayah Jakarta Raya mengikuti Jambore Satpam 2026 di Jakarta.

Mengusung tema "service excellence to be number one", kegiatan tersebut menjadi ajang peningkatan kompetensi dan penguatan budaya pelayanan prima bagi tenaga pengamanan sebagai garda terdepan perusahaan.

Mereka dibekali mengenai service excellence dan product knowledge.

Para peserta juga mengikuti sesi berbagi pengalaman terkait peran strategis Satpam dalam membangun kepercayaan serta meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Selain itu, para peserta memperoleh motivasi inspiratif dari Dea Rizkita.

"Satpam adalah garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan pengguna layanan.," ujar Business Director Prima Karya Sarana Sejahtera, Moh. Harsono,, Rabu (17/6/2026).

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Profesi Satpam Disorot, Peristiwa di Surabaya dan Manado Ungkap Risiko Tinggi Keamanan Profesi Satpam Disorot, Peristiwa di Surabaya dan Manado Ungkap Risiko Tinggi Keamanan Reviewed by eela on June 17, 2026 Rating: 5

Selat Hormuz Akan Dibuka Jumat, Trump Pastikan Jalur Minyak Dunia Aman - Kompas.com

June 16, 2026
Selat Hormuz Akan Dibuka Jumat, Trump Pastikan Jalur Minyak Dunia Aman - Kompas.com Selat Hormuz Akan Dibuka Jumat, Trump Pastikan Jalur Minyak Dunia Aman - Kompas.com Reviewed by eela on June 16, 2026 Rating: 5

Perempuan Asal Bandung Diduga Disekap Pacar Selama 3 Tahun, Korban Kini Buta dan Penuh Luka

June 16, 2026
June 16, 2026 at 11:49PM Feed Digital:
Ringkasan Berita:
  • YTR, perempuan asal Bandung, diduga diculik pacarnya selama tiga tahun hingga mengalami kebutaan permanen.
  • Kasus terungkap setelah korban ditemukan dirawat di RSHS Bandung dengan luka parah.
  • Keluarga melapor ke Polda Jabar, menuntut pelaku dihukum berat atas penganiayaan tersebut.

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - YTR (29) seorang perempuan asal Kabupaten Bandung, Jawa Barat, diduga menjadi korban penyekapan pacarnya, TH.

Selama diculik selama tiga tahun, YTR diduga disiksa pelaku hingga korban buta.

Kasus ini pun terungkap setelah pelapor menerima informasi melalui whatsApp dari seseorang yang tidak dikenal bahwa korban berada di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Keluarga YTR mengatakan korban sulit dihubungi tiga tahun terakhir dan tidak pernah pulang ke rumahnya di Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung.

Perkenalan dengan Pria 

Adik korban, Syahrul Ulum (26) mengatakan, hal itu terjadi sejak tahun 2023.

Pada kala itu YTR baru saja berkenalan dengan seorang pria berinisial TH (30) di sebuah konser musik di kawasan Kota Bandung. Sejak awal pertemuannya itu keduanya kemudian pacaran.

"Orang itu (TH) pernah dibawa ke sini (ke rumah di Rancaekek). Waktu itu, posisinya ada saya dan mamah. Kayak biasa aja tidak ada hal yang aneh. Ngobrol seperti biasa saja," ujarnya kepada Tribun Jabar, Selasa (16/6/2026).

Namun rupanya, kunjungan tersebut menjadi hal yang terakhir kali Syahrul bertemu kakaknya.

Pasalnya, sejak kunjungan pada 2023 bersama sosok pria itu, korban tidak pernah pulang ke rumah. Padahal, kata Syahrul, kakaknya tersebut biasa pulang ke rumah di Rancaekek, seminggu sekali.

Komunikasi dengan keluarga juga terbatas.

Baca juga: Dua Pelaku yang Coba Culik Lansia di Penjaringan Jakarta Utara Ditangkap

Hilang Kontak

Sebelum berkenalan dengan TH, YTT bekerja di kawasan Pasteur, Kota Bandung.

"Semenjak saat itu langsung lost contact aja sama Teteh (kakak, red). Sebenernya komunikasi telepon ada, tapi cuman jarang."

"Itu juga susah. Kalau dihubungin susah. Kadang kalau dihubungin itu, bilangnya kasar. Kayak bukan kakak saya sendiri," ucapnya.

Lebih lanjut dalam tiga tahun itu, Syahrul mengatakan, pihak keluarga hanya tahu kalau korban bekerja di Jakarta.

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Perempuan Asal Bandung Diduga Disekap Pacar Selama 3 Tahun, Korban Kini Buta dan Penuh Luka Perempuan Asal Bandung Diduga Disekap Pacar Selama 3 Tahun, Korban Kini Buta dan Penuh Luka Reviewed by eela on June 16, 2026 Rating: 5

Di UGM, Menteri Nusron Kesal Dituding Gusur Orang Papua: Kapan Kamu Mau Kuajak ke Papua?

June 15, 2026
June 16, 2026 at 10:51AM Feed Digital:
Ringkasan Berita:
  • Diskusi yang dihadiri Sudaryono, Nusron Wahid, dan Budiman Sudjatmiko di UGM berlangsung ricuh.
  • Nusron Wahid selaku Menteri ATR/BPN tidak terima dituding menggusur orang Papua karena proyek food estate.
  • Nusron kemudian mengajak mahasiswa untuk melihat langsung kondisi di Papua.

TRIBUNNEWS.COM – Diskusi yang menghadirkan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, dan Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, berujung ricuh, Senin (15/6/2026).

Diskusi yang bertajuk “Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia” itu digeruduk oleh para mahasiswa sehingga Sudaryono, Nusron, dan Budiman terpaksa dievakuasi dari GIK.

Sejumlah mahasiswa meluapkan kemarahan kepada ketiga pejabat itu. Mereka naik ke atas panggung dan membentangkan spanduk putih bertuliskan “HENTIKAN ROMANS ISTANA”.

Beberapa dari mereka dengan lantang berteriak “penjilat”, “revolusi”, dan mengeluarkan umpatan terhadap pemerintah.

Sejumlah petugas keamanan turun tangan untuk mengadang para mahasiswa yang berusaha menemui ketiga ketiga pejabat itu. Aksi saling dorong pun terjadi.

Setelah situasi panas mereda, Nusron dan Sudaryono mendapat kesempatan berdialog dengan mahasiswa dan aktivis. Dia memperkenankan mahasiswa bertanya apa saja kepadanya.

“Kita ini datang untuk menjawab semua kegundahan Anda. Anda boleh ngomong apa saja, tapi kita sudah buka di dalam forum ini sehingga Anda boleh tanya masalah kemiskinan, masalah Makan Bergizi Gratis (MBG), masalah apa saja. Boleh bertanya dan kita jawab,” ujar Sudaryono.

Kemudian, dia mengajak mahasiswa untuk membicarakan pesta babi, sebuah tradisi budaya di Papua. Tradisi itu diangkat dalam film kontroversial berjudul Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita.

“Bahkan, nanti kalau ada yang kurang baik, kita ajak Anda semua untuk ikut, misalnya orang ngomongin pesta babi di Papua,” ujar Sudaryono.

“Ini saya kasih tahu misalnya pesta babi di Merauke. Kalau mau ayo kita pergi, misalnya gitu.”

Sementara itu, seorang mahasiswa mengklaim ada ratusan ribu hektare tanah di Papua yang difungsikan menjadi food estate atau lumbung pangan.

Baca juga: Siapa Penyelenggara Diskusi di UGM yang Ricuh? Menteri dan Loyalis Prabowo Jadi Sasaran Amukan Massa

“Ratusan ribu hektare habis buat food estate. Bayangkan. Kita lihat saja tanah itu. Siapa yang menentukan tata ruang itu? Bapak, kan? Bayangin, Pak,” tanya mahasiswa itu.

Mahasiswa itu berkata gara-gara proyek food estate, banyak orang Papua harus tergusur dari tanahnya.

Nusron yang menjadi Menteri ATR/BPN kemudian menimpali pernyataan mahasiswa.

“Sekarang gini, Mas, kalau Anda mengatakan saya menggusur orang Papua, kapan kamu mau tak ajak ke sana lihat?” tanya Nusron.

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Di UGM, Menteri Nusron Kesal Dituding Gusur Orang Papua: Kapan Kamu Mau Kuajak ke Papua? Di UGM, Menteri Nusron Kesal Dituding Gusur Orang Papua: Kapan Kamu Mau Kuajak ke Papua? Reviewed by eela on June 15, 2026 Rating: 5

Massa Mahasiswa Gelar Aksi di Dukuh Atas - detikNews

June 15, 2026
Massa Mahasiswa Gelar Aksi di Dukuh Atas - detikNews Massa Mahasiswa Gelar Aksi di Dukuh Atas - detikNews Reviewed by eela on June 15, 2026 Rating: 5

"Sekarang Udah Finish Ya Kak", Akun Pelari BTN JAKIM Agus Putranadi Banjir Ucapan Duka - Kompas.com

June 14, 2026
"Sekarang Udah Finish Ya Kak", Akun Pelari BTN JAKIM Agus Putranadi Banjir Ucapan Duka - Kompas.com "Sekarang Udah Finish Ya Kak", Akun Pelari BTN JAKIM Agus Putranadi Banjir Ucapan Duka - Kompas.com Reviewed by eela on June 14, 2026 Rating: 5

Prakiraan Cuaca Cirebon Hari Ini Senin, 15 Juni 2026: Waspada Hujan Ringan di Sore Hari

June 14, 2026
June 15, 2026 at 09:02AM Feed Digital:

TRIBUNNEWS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Cirebon pada Senin (15/6/2026).

Berdasarkan pantauan dari laman resmi BMKG, cuaca Cirebon akan berpotensi diguyur hujan ringan di sore hari.

Hujan ringan adalah hujan yang turun dengan intensitas kecil atau tidak terlalu deras. Tetes air hujannya biasanya kecil dan turun perlahan sehingga tidak menimbulkan genangan besar.

Selama kondisi tersebut, suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 21 hingga 34 derajat Celcius dengan kecepatan angin sekitar 16 hingga 19 kilometer per jam.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan ringan yang dapat terjadi sewaktu-waktu saat beraktivitas di luar ruangan. Kondisi cuaca yang berubah mendadak dapat mempengaruhi kenyamanan dan kesehatan tubuh.

Pengendara juga diminta berhati-hati saat melintas di jalan, terutama ketika permukaan jalan mulai licin akibat gerimis atau hujan ringan. Warga disarankan menyiapkan payung, jas hujan, maupun perlengkapan pelindung lainnya sebagai langkah antisipasi.

Masyarakat juga diharapkan terus memantau informasi prakiraan cuaca resmi dari BMKG secara berkala guna mendukung keselamatan dan kenyamanan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Prakiraan Cuaca Wilayah Cirebon

Berikut rincian prakiraan cuaca Kota Cirebon, Senin (15/6/2026) dikutip dari laman bbmkg3.bmkg.go.id:

  • Kecamatan Waled : hujan ringan
  • Kecamatan Ciledug : hujan ringan
  • Kecamatan Losari : hujan ringan

Baca juga: Prakiraan Cuaca Yogyakarta, Minggu 14 Juni 2026, BMKG: Sleman Hujan Ringan, Kulon Progo Berawan

  • Kecamatan Pabedilan : hujan ringan
  • Kecamatan Babakan : hujan ringan
  • Kecamatan Karangsembung : hujan ringan
  • Kecamatan Lemahabang : hujan ringan
  • Kecamatan Susukan Lebak : hujan ringan
  • Kecamatan Sodong : hujan ringan
  • Kecamatan Astanajapura : hujan ringan
  • Kecamatan Pangenan : hujan ringan
  • Kecamatan Mundu : hujan ringan
  • Kecamatan Beber : hujan ringan
  • Kecamatan Talun : hujan ringan
  • Kecamatan Sumber : hujan ringan
  • Kecamatan Dukupuntang : hujan ringan
  • Kecamatan Palimanan : hujan ringan
  • Kecamatan Plumbon : hujan ringan
  • Kecamatan Weru : hujan ringan
  • Kecamatan Kedawung : hujan ringan
  • Kecamatan Gunung Jati : hujan ringan
  • Kecamatan Kapetakan : hujan ringan
  • Kecamatan Klangenan : berawan
  • Kecamatan Arjawinangun : hujan ringan
  • Kecamatan Pengurangan : hujan ringan
  • Kecamatan Ciwaringin : hujan ringan
  • Kecamatan Susukan : hujan ringan
  • Kecamatan Gegesik : berawan
  • Kecamatan Kaliwedi : berawan
  • Kecamatan Gabang : hujan ringan
  • Kecamatan Depok : hujan ringan
  • Kecamatan Pasaleman : hujan ringan
  • Kecamatan Pabuaran : hujan ringan
  • Kecamatan Karangwareng : hujan ringan
  • Kecamatan Tengah Tani : hujan ringan
  • Kecamatan Plered : hujan ringan
  • Kecamatan Gempol : hujan ringan
  • Kecamatan Greged : hujan ringan
  • Kecamatan Suranenggala : berawan
  • Kecamatan Jemblang : hujan ringan

(Tribunnews.com / Namira)

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Prakiraan Cuaca Cirebon Hari Ini Senin, 15 Juni 2026: Waspada Hujan Ringan di Sore Hari Prakiraan Cuaca Cirebon Hari Ini Senin, 15 Juni 2026: Waspada Hujan Ringan di Sore Hari Reviewed by eela on June 14, 2026 Rating: 5

Koperasi Desa Merah Putih Bisa Jadi Bom Waktu Korupsi seperti MBG - Kompas.com

June 13, 2026
Koperasi Desa Merah Putih Bisa Jadi Bom Waktu Korupsi seperti MBG - Kompas.com Koperasi Desa Merah Putih Bisa Jadi Bom Waktu Korupsi seperti MBG - Kompas.com Reviewed by eela on June 13, 2026 Rating: 5

Pasokan Pertalite Mulai Cepat Habis di Sejumlah SPBU Usai Harga Pertamax Meroket

June 13, 2026
June 14, 2026 at 04:54AM Feed Digital:
Ringkasan Berita:
  • Sejumlah SPBU di Lampung Tengah dan Gresik melaporkan stok Pertalite cepat habis setelah banyak pengguna beralih dari Pertamax yang kini seharga Rp16.250 per liter.
  • Pengendara mengaku harus mengantre panjang untuk mendapatkan Pertalite, bahkan pasokan di beberapa SPBU habis sebelum sore hari.
  • Kenaikan harga BBM juga menjadi salah satu isu yang disuarakan dalam aksi demonstrasi mahasiswa dan masyarakat sipil di Jakarta serta Yogyakarta.


TRIBUNNEWS.COM, - Pasokan bahan bakar minyak (BBM) subsidi, Pertalite di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) daerah cepat habis usai harga Pertamax RON 92 meroket jadi Rp16.250 per liter.

Hal ini dialami SPBU Kabupaten Lampung Tengah, di mana masyarakat saat ini rela antre panjang untuk mendapatakn Pertalite, hingga akhirnya pasokan habis.

Burhan, pengendara minibus di Lampung Tengah, mengatakan kondisi tersebut sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir. 

Baca juga: Pertalite Diburu Imbas Pertamax Naik, Pemerintah Diminta Antisipasi Kelangkaan, Antrean Mengular

Ia menyebut antrean kendaraan kini menjadi pemandangan sehari-hari di SPBU.

“Sekarang cari Pertalite sulit. Banyak yang biasanya pakai Pertamax beralih ke Pertalite. Sekitar jam 13.00 WIB biasanya sudah habis. Pengisian ulang baru sore atau malam,” ” ujar Burhan dikutip dari TribunLampung, Minggu (14/6/2026).

Menurut Burhan, antrean kendaraan, terutama minibus, bisa mencapai belasan unit dengan waktu tunggu lebih dari setengah jam. Dalam beberapa kondisi, antrean bahkan mengular hingga mendekati satu kilometer.

Ia juga menyebut gejala kelangkaan sebenarnya sudah terlihat sebelum pengumuman resmi kenaikan harga Pertamax. 

Pada 5–7 Juni, pasokan Pertamax dan sejumlah Pertashop dilaporkan sempat kosong.

“Waktu itu Pertamax sempat langka, kami sudah curiga akan ada kenaikan,” ujarnya.

Meski harus mengantre lama, Burhan memilih tetap membeli BBM di satu SPBU dibanding mencari lokasi lain yang belum tentu memiliki kondisi lebih baik.

“Daripada pindah-pindah tapi sama saja, lebih baik antre di sini,” katanya.

Selain di Lampung Tengah, cepat habisnya Pertalite juga terjadi di sejumlah SPBU di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Hilmi, salah seorang pekerja mengaku tidak kebagian Pertalite saat ingin mengisi BBM di SPBU dekat tempat tinggalnya. Selain Pertalite, stok solar di lokasi tersebut juga dilaporkan habis.

"Tadi ke SPBU di kota Pertalite habis, terpaksa beli Pertamax meskipun Rp 20 ribu saja, dapat satu liter lebih," katanya.

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Pasokan Pertalite Mulai Cepat Habis di Sejumlah SPBU Usai Harga Pertamax Meroket Pasokan Pertalite Mulai Cepat Habis di Sejumlah SPBU Usai Harga Pertamax Meroket Reviewed by eela on June 13, 2026 Rating: 5
ads 728x90 B
Powered by Blogger.