Seo Services

Featured Posts

Olahraga
Seo Services

Cetak Kader Global, Ponpes Bina Insan Mulia Cirebon Gelar Pendidikan Kader NU untuk 320 Santri

May 26, 2026
May 27, 2026 at 02:04AM Feed Digital:

TRIBUNNEWS.COM - Pondok Pesantren Bina Insan Mulia Cirebon, Jawa Barat, semakin memantapkan dirinya sebagai pusat utama pembinaan kader Nahdlatul Ulama (NU) yang berdampak hingga ke panggung internasional. 

Tonggak itu kian kokoh setelah ponpes ini sukses menyelenggarakan Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) bagi para santri kelas akhir.

Kegiatan ini menjadikan Bina Insan Mulia sebagai pesantren kedua yang dipercaya menyelenggarakan PD-PKPNU, setelah sebelumnya Pesantren Lirboyo Kediri. 

Sebanyak 320 santri kelas 12 dari jenjang SMA, SMK, dan MA turut ambil bagian dalam kegiatan angkatan ke-30 ini. Berlangsung tiga hari penuh, 22–24 Mei 2026, kegiatan dipusatkan di Gedung Serba Guna Pesantren Bina Insan Mulia 1 dan Joglo Agung Pesantren VIP Bina Insan Mulia 2.

Koordinator PD-PKPNU, H. Amir Makruf, mengungkapkan bahwa alasan utama dipilihnya Bina Insan Mulia sebagai tuan rumah tak lepas dari fakta bahwa mayoritas lulusannya akan merantau ke mancanegara.

Baca juga: Gus Ipul Ajak Pengasuh Ponpes se-Madura Raya Sukseskan Program Prioritas Presiden Prabowo

"Sesuai arahan pengasuh pesantren, para santri lulusan Bina Insan Mulia diharapkan dapat langsung berkhidmah di PCINU (Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama) di negara tujuan masing-masing," kata Amir Makruf kepada Tribunnews.com lewat keterangan tertulis, Selasa (26/5/2026).

Pengasuh Pesantren Bina Insan Mulia, KH. Imam Jazuli, Lc. MA., memaparkan bahwa jejak alumni pesantren ini telah tersebar di 16 negara, mulai dari Cina, Rusia, Jepang, Mesir, Maroko, Jerman, Tunisia, Taiwan, Australia, Prancis, Singapura, Pakistan, Korea, Malaysia, Turkiye, Jordan, hingga Oman. Mereka menempuh pendidikan tinggi di berbagai universitas kelas dunia, dari jenjang S1 hingga S3.

"Untuk lulusan tahun ini, sebanyak 70 persen akan meneruskan studi ke luar negeri. Supaya mereka bisa langsung ikut menggerakkan PCINU di berbagai belahan dunia sebagai motor dakwah Islam moderat, maka PD-PKPNU kali ini menjadi penting," jelas Kiai Imjaz.

"Adapun bagi 30 persen lulusan yang hendak melanjutkan ke PTN dalam negeri, PD-PKPNU kali ini sangat berguna untuk membekali mereka menjadi benteng Aswaja An-Nahdliyah di kampus masing-masing dalam menghadapi pengaruh radikalisme dan ideologi transnasional," tambah beliau.

Menutup rangkaian kegiatan, Kiai Imjaz mengingatkan seluruh peserta agar teguh menjaga nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah dalam empat dimensi kehidupan: amaliyah (ibadah), fikroh (pemikiran), harokah (gerakan), dan siyasiyah (politik).

Kegiatan ini diperkuat oleh tim instruktur dari tingkat nasional maupun lokal, terdiri dari Drs. H. Amir Makruf sebagai koordinator, serta Dr. H.A. Hilman Umar Bashori, Muh. Mahmudi Abduh, Muhammad Zimamul Adli, dan Masyhari, Lc, M.H.I sebagai anggota. Selama tiga hari, mereka berhasil menciptakan suasana belajar yang hidup, tertib, dan penuh semangat di kalangan peserta muda.

Kesan positif datang dari para peserta. Muhammad Imam Hasanudin dari SMK Unggulan Bina Insan Mulia mengaku wawasannya terbuka lebar tentang NU, peta ideologi dunia, dan dunia organisasi.

"Selain mendapat sertifikat, saya mendapat pengalaman istimewa. Suasana interaktif terbangun selama tiga hari, pematerinya inspiratif, dan membuka hal baru bagi anak muda," tambahnya.

Emyr Zurafa Nurkahfi dari Madrasah Aliyah Unggulan Bertaraf Internasional (MAUBI) menilai kegiatan ini tampil beda, baik dari sisi substansi maupun cara penyampaiannya. 

Baca juga: Kemenag Sebut Kebiasaan Menjalankan Ibadah Menjadikan Beragama Asyik & Menjadi Budaya dalam Ponpes

"Materinya sangat relevan dengan tantangan zaman, dan yang paling berkesan adalah semangat persaudaraan antarpeserta dan instruktur," ungkapnya.

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Cetak Kader Global, Ponpes Bina Insan Mulia Cirebon Gelar Pendidikan Kader NU untuk 320 Santri Cetak Kader Global, Ponpes Bina Insan Mulia Cirebon Gelar Pendidikan Kader NU untuk 320 Santri Reviewed by eela on May 26, 2026 Rating: 5

Prabowo Akan Shalat Idul Adha di Perancis - Kompas.com

May 26, 2026
Prabowo Akan Shalat Idul Adha di Perancis - Kompas.com Prabowo Akan Shalat Idul Adha di Perancis - Kompas.com Reviewed by eela on May 26, 2026 Rating: 5

Pengakuan Netanyahu Susah Bujuk Trump soal Iran - detikNews

May 25, 2026
Pengakuan Netanyahu Susah Bujuk Trump soal Iran - detikNews Pengakuan Netanyahu Susah Bujuk Trump soal Iran - detikNews Reviewed by eela on May 25, 2026 Rating: 5

Kunci Jawaban IPAS Kelas 3 SD/MI Kurikulum Merdeka Hal 47 Edisi Revisi: Cerita dari Masa ke Masa

May 25, 2026
May 26, 2026 at 01:21AM Feed Digital:

TRIBUNNEWS.COM – Buku pelajaran IPAS kelas 3 SD/MI Kurikulum Merdeka (Edisi Revisi) halaman 47 bab 2.

Salah satu materi yang dibahas pada buku pelajaran buku pelajaran IPAS kelas 3 SD/MI Kurikulum Merdeka (Edisi Revisi) halaman 47, karangan Kusumawardhani Ardilla, dkk. terbitan Kemdikbud Ristek tahun 2025 yakni perbedaan Zaman Dulu VS Sekarang.

Perubahan dari zaman dahulu ke zaman sekarang membuat kehidupan manusia menjadi lebih mudah, cepat, dan praktis.

Meskipun zaman sudah modern, kita tetap perlu menjaga nilai-nilai positif dari masa lalu agar kehidupan menjadi lebih baik dan seimbang.

Pada latihan soal kali ini, siswa diminta menjawab pertanyaan terkait aktivitas yang ada dalam halaman tersebut.

Sebagai catatan, sebelum melihat kunci buku pelajaran IPAS Kelas 3 SD/MI Kurikulum Merdeka halaman 47 siswa diminta untuk terlebih dahulu menjawab soal secara mandiri.

Kunci jawaban ini digunakan sebagai panduan dan pembanding oleh orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak.

Kunci Jawaban IPAS Kelas 3 SD/MI Kurikulum Merdeka Halaman 47: Cerita dari Masa ke Masa

Cerita dari Masa ke Masa

Gambar kembali dengan caramu sendiri di buku tugas. Lalu, lengkapi jawaban dari pertanyaan berikut.

1. Mengapa perubahan sosial terus terjadi seiring berjalannya waktu?

Jawaban :

Baca juga: Kunci Jawaban IPAS Kelas 3 SD/MI Kurikulum Merdeka Hal 38 Edisi Revisi: Zaman Dulu VS Sekarang

Perubahan sosial terus terjadi karena kehidupan manusia selalu berkembang dan tidak pernah tetap sama dari waktu ke waktu. Salah satu penyebab utamanya adalah kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. 

Misalnya, dahulu orang berkomunikasi harus bertemu langsung atau mengirim surat, tetapi sekarang bisa menggunakan telepon genggam dan internet. Hal ini membuat cara hidup masyarakat ikut berubah.

Selain itu, kebutuhan manusia yang semakin banyak juga mendorong perubahan sosial. Masyarakat selalu mencari cara yang lebih mudah, cepat, dan efisien untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, seperti dalam bekerja, belajar, dan berbelanja. Perubahan lingkungan, jumlah penduduk yang meningkat, serta masuknya budaya dari luar juga ikut mempengaruhi perubahan sosial di masyarakat.

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Kunci Jawaban IPAS Kelas 3 SD/MI Kurikulum Merdeka Hal 47 Edisi Revisi: Cerita dari Masa ke Masa Kunci Jawaban IPAS Kelas 3 SD/MI Kurikulum Merdeka Hal 47 Edisi Revisi: Cerita dari Masa ke Masa Reviewed by eela on May 25, 2026 Rating: 5

Tanya Kabar Orangtua Berujung Dibunuh, Jasad Anggi Dilempar dari Jalan Tol di Yasmin Bogor

May 25, 2026
May 26, 2026 at 12:41AM Feed Digital:
Ringkasan Berita:
  • Polisi menangkap MF, pelaku pembunuhan Anggi yang jasadnya dibuang dari Tol BORR Bogor sebelumnya.
  • Pelaku mengaku sakit hati setelah korban menyinggung kondisi orangtuanya saat pertemuan mereka sebelumnya berlangsung.
  • Usai membunuh korban menggunakan dasi, pelaku membawa mobil serta uang korban menuju Garut untuk berlibur.

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR- Polisi menangkap, MF (26) pelaku pembunuhan AAA (25) atau Anggi pada Sabtu (23/5/2026) lalu.

MF melempar jasad Anggi di Jalan KH Sholeh Iskandar Simpang Yasmin, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat dari atas Tol BORR.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro mengatakan, motif pembunuhan ini adalah tersangka merasa sakit hati atas ucapan Anggi.

Ucapan itu dilontarkan saat pertemuan pertama kali pada tanggal 2 Mei 2026 lalu.

Keduanya adalah teman semasa SMK.

Kemudian sekian lama tidak berkomunikasi, tersangka menghubungi kembali melalui direct message (DM). 

“Dan pada tanggal 2 Mei 2026, keduanya bertemu di daerah Air Mancur,” kata Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro kepada wartawan di Polresta Bogor Kota, Senin (25/5/2026).

Saat itu, Anggi menanyakan kepada tersangka kabar orangtuanya.

Tersangka mengaku sudah tidak punya orangtua. Kata Rio, tersangka merasa sakit hati dan akhirnya mengajak kembali bertemu pada Jumat (22/5/2026).

“Kemudian, karena sakit hati yang mendalam, 2 minggu kemudian si tersangka mengajak ketemu kepada korban, yaitu terjadi pada tanggal 22 Mei hari Jumat,” ujarnya.

Pada saat pertemuan kedua, korban tidak tahu bahwa tersangka sudah menyiapkan peralatan-peralatan untuk melakukan pembunuhan.

Kemudian tersangka memperlihatkan golok, lalu mengancam akan melakukan pembunuhan.

Saat itu tersangka memberikan penawaran jika mau berdamai, korban harus mengeluarkan sejumlah uang.

“Tersangka menyampaikan kalau mau damai ataupun mau aman, minta apa? Minta uang. Si korban tidak mau,” ujarnya.

Baca juga: Sidang Vonis Kasus Pembunuhan Kacab Bank BUMN Akan Digelar 3 Juni 2026

Leher Anggi dijerat menggunakan dasi biru sampai pingsan di daerah Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Tanya Kabar Orangtua Berujung Dibunuh, Jasad Anggi Dilempar dari Jalan Tol di Yasmin Bogor Tanya Kabar Orangtua Berujung Dibunuh, Jasad Anggi Dilempar dari Jalan Tol di Yasmin Bogor Reviewed by eela on May 25, 2026 Rating: 5

Tawuran Dekat Stasiun Klender Dibubarkan, Petasan hingga Busur Disita - detikNews

May 24, 2026
Tawuran Dekat Stasiun Klender Dibubarkan, Petasan hingga Busur Disita - detikNews Tawuran Dekat Stasiun Klender Dibubarkan, Petasan hingga Busur Disita - detikNews Reviewed by eela on May 24, 2026 Rating: 5

Rusia Kembali Gunakan Rudal Oreshnik ke Ukraina, Seberapa Mematikan Senjata Ini?

May 24, 2026
May 24, 2026 at 11:48PM Feed Digital:

Rusia Kembali Gunakan Rudal Oreshnik ke Ukraina, Seberapa Mematikan Senjata Ini?

Ringkasan Berita:
  • Rusia kembali menggunakan rudal hipersonik Oreshnik dalam serangan besar ke Kyiv, Ukraina.
  • Rudal ini mampu melaju lebih dari Mach 10, membawa beberapa hulu ledak sekaligus, dan sulit dicegat sistem pertahanan udara biasa.
  • Meski Rusia menyebut Oreshnik hampir mustahil dihentikan, sejumlah analis Barat menilai kemampuan rudal tersebut masih dibesar-besarkan.

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan Rusia kembali menggunakan rudal balistik hipersonik Oreshnik dalam serangan besar ke Kyiv pada Minggu (24/5/2026).

Serangan drone dan rudal tersebut menewaskan sedikitnya dua orang serta merusak sejumlah bangunan di ibu kota Ukraina, termasuk area dekat kantor pemerintahan, sekolah, dan permukiman warga.

Baca juga: Rusia Luncurkan Serangan Besar ke Ukraina, Kyiv Diguncang Rudal-Drone Usai Janji Pembalasan Putin

Ini menjadi kali ketiga Rusia menggunakan rudal Oreshnik sejak perang Ukraina berlangsung.

Oreshnik merupakan rudal balistik hipersonik jarak menengah yang dapat membawa hulu ledak nuklir maupun konvensional. Nama “Oreshnik” sendiri berarti “Pohon Hazel”.

RUDAL ORESHNIK RUSIA - Kru sistem rudal Iskander-M berlatih memberikan serangan kelompok selama latihan militer gabungan Zapad-2025 dari angkatan bersenjata Rusia dan Belarus, di lokasi yang dirahasiakan di Rusia. Berikut ini spesifikasi rudal Oreshnik milik Rusia, mulai disiagakan di perbatasan negara-negara NATO, yakni di Belarusia. (File: Russian Defence Ministry Press Service/EPA)
RUDAL ORESHNIK RUSIA - Kru sistem rudal Iskander-M berlatih memberikan serangan kelompok selama latihan militer gabungan Zapad-2025 dari angkatan bersenjata Rusia dan Belarus, di lokasi yang dirahasiakan di Rusia. Berikut ini spesifikasi rudal Oreshnik milik Rusia, mulai disiagakan di perbatasan negara-negara NATO, yakni di Belarusia. (File: Russian Defence Ministry Press Service/EPA) (Istimewa/(File: Russian Defence Ministry Press Service/EPA))

Seberapa Mematikan Rudal Oreshnik? 

Rudal tersebut dikembangkan dari sistem RS-26 Rubezh yang sebelumnya dirancang Rusia sebagai rudal balistik antarbenua atau intercontinental ballistic missile (ICBM).

Salah satu kemampuan utama Oreshnik adalah membawa beberapa hulu ledak sekaligus untuk menyerang banyak target dalam satu peluncuran. Kemampuan seperti ini biasanya dimiliki rudal strategis jarak jauh.

Selain itu, rudal ini mampu melaju dengan kecepatan lebih dari Mach 10 atau di atas 12.000 kilometer per jam.

Dengan kecepatan hipersonik tersebut, Oreshnik disebut dapat mengubah arah saat berada di udara sehingga membuatnya sangat sulit dilacak maupun dicegat sistem pertahanan udara konvensional.

Rudal Oreshnik memiliki jangkauan sekitar 500 hingga 5.500 kilometer. Sistem ini juga dapat membawa tiga hingga enam hulu ledak yang masing-masing bisa berisi submunisi untuk menyerang area luas secara bersamaan.

Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya mengklaim Oreshnik hampir tidak bisa dicegat dan memiliki daya rusak yang setara dengan senjata nuklir meski menggunakan hulu ledak biasa.

Peluncuran rudal balistik jarak menengah 9M729 Oreshnik Rusia.
Peluncuran rudal balistik jarak menengah 9M729 Oreshnik Rusia. (Kementerian Pertahanan Rusia)

Namun, sejumlah analis Barat membantah klaim tersebut dan menilai kemampuan Oreshnik masih dibesar-besarkan.

Pada Desember 2024, seorang pejabat Amerika Serikat bahkan menyebut rudal itu masih bersifat eksperimental dan belum menjadi pengubah permainan utama di medan perang.

Pejabat tersebut juga mengatakan Rusia diyakini belum memiliki stok Oreshnik dalam jumlah besar.

Rudal Oreshnik pertama kali digunakan Rusia pada November 2024 ketika ditembakkan dari lokasi uji coba Kapustin Yar di wilayah Astrakhan untuk menyerang fasilitas industri militer di kota Dnipro, Ukraina.

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Rusia Kembali Gunakan Rudal Oreshnik ke Ukraina, Seberapa Mematikan Senjata Ini? Rusia Kembali Gunakan Rudal Oreshnik ke Ukraina, Seberapa Mematikan Senjata Ini? Reviewed by eela on May 24, 2026 Rating: 5

La Ode Safiul Akbar Deklarasi Maju Ketum Kosgoro 1957, Klaim Kantongi Restu Bahlil

May 24, 2026
May 24, 2026 at 11:41PM Feed Digital:
Ringkasan Berita:
  • La Ode Safiul Akbar menyatakan maju sebagai calon Ketua Umum KOSGORO 1957.
  • Ia mengusung penguatan kaderisasi dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan sebagai fokus utama organisasi.
  • La Ode juga mengklaim telah mendapat restu dari Bahlil Lahadalia untuk maju dalam kontestasi tersebut.

TRIBUNNEWS.COM -  Ketua DPP Partai Golkar Bidang Ketenagakerjaan dan Profesi, La Ode Safiul Akbar mendeklarasikan diri maju sebagai calon Ketua Umum Pimpinan Pusat PPK Kosgoro 1957 menjelang agenda pemilihan kepengurusan organisasi sayap pendiri Partai Golkar tersebut.

Dalam deklarasinya pada Minggu (24/5/2026), La Ode menegaskan keinginannya membawa KOSGORO 1957 kembali fokus pada penguatan kaderisasi dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

“Ketum Bahlil sudah merestui saya maju jadi Ketum Kosgoro,” kata La Ode dalam keterangannya.

Restu yang dimaksud merujuk kepada Bahlil Lahadalia selaku Ketua Umum Partai Golkar.

Dalam pidatonya, La Ode menilai Kosgoro 1957 perlu kembali mengakar sebagai organisasi karya yang dekat dengan persoalan masyarakat, terutama di tengah tantangan ekonomi dan perubahan sosial yang berlangsung cepat.

Ia menyinggung sejumlah persoalan mulai dari kompetisi global, disrupsi teknologi, ketimpangan ekonomi, hingga krisis kaderisasi sebagai tantangan yang harus dijawab organisasi.

Menurutnya, Kosgoro 1957 tidak cukup hanya aktif dalam agenda seremonial, tetapi perlu hadir melalui program konkret yang menyentuh masyarakat.

“Kosgoro 1957 harus hadir di tengah persoalan bangsa melalui pemberdayaan UMKM, penguatan koperasi modern, dan literasi digital ekonomi,” ujarnya.

La Ode juga menekankan pentingnya kaderisasi di tubuh organisasi untuk menyiapkan generasi pemimpin baru di lingkungan Golkar.

Ia menyebut kader Kosgoro ke depan harus memiliki kapasitas intelektual, integritas moral, dan kompetensi profesional agar mampu menjawab tantangan politik maupun ekonomi.

Selain itu, La Ode menilai kekuatan Golkar pada masa mendatang akan sangat ditentukan oleh kuat atau tidaknya organisasi pendiri dan sayap partai dalam menjangkau masyarakat.

Karena itu, ia mendorong Kosgoro 1957 kembali memainkan peran strategis sebagai basis kaderisasi dan penggerak ekonomi kerakyatan.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari DPP Partai Golkar terkait dukungan terhadap pencalonan La Ode Safiul Akbar dalam kontestasi Ketua Umum Kosgoro 1957 tersebut.

Visi La Ode

La Ode Safiul Akbar menegaskan visinya untuk membawa KOSGORO 1957 kembali hadir secara nyata di tengah kehidupan masyarakat, bukan sekadar menawarkan janji politik.

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
La Ode Safiul Akbar Deklarasi Maju Ketum Kosgoro 1957, Klaim Kantongi Restu Bahlil La Ode Safiul Akbar Deklarasi Maju Ketum Kosgoro 1957, Klaim Kantongi Restu Bahlil Reviewed by eela on May 24, 2026 Rating: 5

Anggota DPR Gus Hilman Alami Patah Kaki Kiri Akibat Kecelakaan di Tol Paspro - detikNews

May 24, 2026
Anggota DPR Gus Hilman Alami Patah Kaki Kiri Akibat Kecelakaan di Tol Paspro - detikNews Anggota DPR Gus Hilman Alami Patah Kaki Kiri Akibat Kecelakaan di Tol Paspro - detikNews Reviewed by eela on May 24, 2026 Rating: 5

Trump Klaim Kesepakatan dengan Iran untuk Akhiri Perang Kian Dekat - detikNews

May 23, 2026
Trump Klaim Kesepakatan dengan Iran untuk Akhiri Perang Kian Dekat - detikNews Trump Klaim Kesepakatan dengan Iran untuk Akhiri Perang Kian Dekat - detikNews Reviewed by eela on May 23, 2026 Rating: 5
ads 728x90 B
Powered by Blogger.