Seo Services
Seo Services

Greysia Polii/Apriyani Rahayu Juara India Terbuka 2019

March 31, 2019
March 31, 2019 at 05:59PM
New Delhi - Greysia Polii/Apriyani Rahayu menjuarai India Terbuka 2019. Di final, ganda putri Indonesia mengalahkan wakil Malaysia Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean 21-11, 25-23.

Greysia/Apriyani menghadapi Chow/Lee dalam final nomor ganda putri yang digelar di KD Jadhav Indoor Hall, Minggu (31/3/2019). Duet Indonesia mendapat perlawanan sengit untuk memastikan gelarnya.

Di gim pertama, Greysia/Apriyani sempat tampil perkasa. Setelah sengit hingga memasuki interval, pasangan Indonesia tak terkejar lagi dan menutupnya dengan kemenangan telak 21-11.

Di gim kedua, pasangan Malaysia bisa memperbaiki penampilannya. Chow/Lee bisa mengimbangi permainan Greysia/Apriyani, sebelum duet Tanah Air memastikan kemenangan 25-23, sekaligus memungkasi laga berdurasi 51 menit itu.

Ini menjadi gelar pertama Indonesia di India Terbuka 2019. Sebelumnya dari nomor ganda campuran, pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti kalah dari pasangan China Wang Yilyu/Huang Dongping 13-21, 11-21.

Indonesia masih punya satu wakil lagi di final India Terbuka 2019. Ricky Karanda Suwardi/Angga Pratama akan menghadapi Lee Yang/Wang Chi-Lin asal China di final nomor ganda putra.

(yna/mrp)

Let's block ads! (Why?)



from sport.detik
Greysia Polii/Apriyani Rahayu Juara India Terbuka 2019 Greysia Polii/Apriyani Rahayu Juara India Terbuka 2019 Reviewed by eela on March 31, 2019 Rating: 5

Dari Malaysia Open, Lalu M. Zohri Kini Fokus UN

March 31, 2019
March 31, 2019 at 05:56PM
Kuala Lumpur - Sprinter Lalu Muhammad Zohri tak bisa lama-lama merayakan kemenangannya di Malaysia. Dia langsung kembali ke tanah air fokus ujian nasional.

Zohri baru saja merebut medali emas di Malaysia Open Grand Prix 2019. Atlet berusia 18 tahun ini menjadi tercepat menyentuh finis setelah membukukan waktu 10,20 detik di final 100 meter putra. Catatan waktu yang sama saat di Asian Games 2018.

Hasil ini diapresiasi oleh Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) mengingat Malaysia Open menjadi kompetisi pertama sejak multievent tahun lalu. Selain Zohri, pelompat jauh Sapwaturrahman juga merebut medali emas usai membukukan lompatan terjauh 7,97 meter.

Kejuaraan sendiri akan berakhir hari ini, Minggu (31/3/2019). Satu atlet Indonesia lain yang masih akan bertanding adalah pelari gawang 100 meter Emilia Nova.

Tapi bagi Zohri tantangan tak berhenti di Malaysia Open. Sebab, dia juga harus berpacu dengan waktu lantaran Senin (1/4), juara dunia atletik junior 2018 akan menjalani ujian nasional sama seperti siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) lainnya. Atlet asal Lombok ini masih terdaftar di SMA Negeri 2 Mataram.

"Mereka langsung kembali. Tapi saya kurang tahu mengaturnya," kata Sekretaris Jenderal PB PASI,Tigor Tanjung, kepada detikSport.

Hal yang sama diungkapkan Humas PB PASI Nurul Imaniar.

"Zohri dan ibu Eni Nuraini (pelatih estafet pitra) hari ini (kembali ke tanah air) karena besok lalu UN (Ujian Nasional). Sementara atlet lainnya keesokan harinya," Nurul mempertegas.

(mcy/mrp)

Let's block ads! (Why?)



from sport.detik
Dari Malaysia Open, Lalu M. Zohri Kini Fokus UN Dari Malaysia Open, Lalu M. Zohri Kini Fokus UN Reviewed by eela on March 31, 2019 Rating: 5

Lalu Zohri Raih Emas di Malaysia, PB PASI: Modal Bagus Menuju Tokyo

March 31, 2019
March 31, 2019 at 05:46PM
Kuala Lumpur - Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) mengapresiasi hasil Lalu Muhammad Zohri di Malaysia Open Grand Prix 2019. Hasil tersebut jadi modal menuju Olimpiade 2020.

Bertanding di Bukit Jalil, Malaysia, Sabtu (30/3/2019), Zohri berhasil finis di posisi pertama dengan catatan waktu 10,20 detik. Zohri meninggalkan jauh tujuh pelari lainnya, termasuk wakil tuan rumah di final nomor lomba lari 100 meter putra.

Di posisi dua pelari Malaysia Zulfiqar Ismail membukukan waktu 10,41 detik. Menyusul peringkat ketiga diraih pelari Taiwan, Wei Hsu Wang, dengan catatan waktu 10,44 detik.

"Ya ini kompetisi pertama yang mereka ikuti. Jadi menurut saya ini awal yang baik, perjalanan menuju lolos Kejuaraan Dunia dan Kualifikasi Olimpiade 2020. Prosesnya kan panjang jadi momentum ini bagus untuk mereka," kata Tigor kepada detikSport, Minggu (31/3/2019).

Perhitungan kualifikasi Olimpiade 2020 Tokyo baru akan dimulai Mei mendatang. Sementara untuk perhitungan menuju Kejuaraan Dunia Atletik di Doha, September 2019, sudah dimulai sejak tahun lalu.

Zohri direncanakan bisa lolos dikeduanya di dua nomor yakni lomba lari 100 meter putra dan 4x100 meter estafet putra.

Di nomor estafet putra, Zohri akan berlari bersama Eko Rimbawan, Bayu Kartenagara serta dua atlet baru Muhammad Bisma Diwa dan Joko Kuncoro asal Jawa Timur. Keduanya masih dicoba untuk menggantikan M. Fadlin, yang kini menjadi asisten pelatih tim estafet putra dan Yaspi Boby.

"Sebenarnya hanya Fadlin. Boby enggak. Karena dia tidak ikut saat estafet putra dapat perak. Jadi sebenarnya kami mencari pengganti Fadlin. Nah, ini lagi dicoba-coba dengan dua pelari estafet baru kita, Joko dan Dimas," dia menjelaskan.

"Dua-duanya (100 meter dan estafet putra karena kansnya sama kok. Sama susahnya," ujar Tigor.

(mcy/mrp)

Let's block ads! (Why?)



from sport.detik
Lalu Zohri Raih Emas di Malaysia, PB PASI: Modal Bagus Menuju Tokyo Lalu Zohri Raih Emas di Malaysia, PB PASI: Modal Bagus Menuju Tokyo Reviewed by eela on March 31, 2019 Rating: 5

Prabowo Kenang Momen Terima Medali Penghargaan Militer dari Prancis - detikNews

March 31, 2019
March 31, 2019 at 03:57PM
Jakarta - Capres Prabowo Subianto mengenang momen saat masih aktif sebagai tentara. Dia mengunggah foto ketika menerima penghargaan tahun 1997.

Foto itu diunggah Prabowo di Instagram, Minggu (31/3/2019). Prabowo yang berseragam tampak memejamkan mata saat menerima medali penghargaan.

"Medali Penghargaan Militer dari Pemerintah Perancis, Tahun 1997," tulis Prabowo.

Unggahan itu dibanjiri komentar. Ada yang memuji Prabowo keren dan gagah hingga mendoakan agar Prabowo jadi presiden.

"Masih aja ada orang yang bilang pak @prabowo tidak percaya pada TNI. Mereka tidak tahu seberapa besar pengorbanan pak @prabowo kepada Indonesia 20 tahun yang lalu👆👆" tulis seorang netizen.

Dalam debat semalam, Prabowo sempat menegaskan bahwa dirinya lebih TNI dari banyak TNI.

"Pak Jokowi, tolong penasihat militernya. Bukan saya tidak percaya sama TNI. Kapal selam berapa yang kita miliki, jenisnya berapa, kemampuannya berapa, pesawat berapa, kita negara seluas Eropa berapa, sky drone fighter kita punya peluru kendalinya berapa pak. Diplomasi kalau hanya senyum-senyum menjadi nice guy ya... Begitu-begitu saja pak. Kalau ada armada asing masuk ke laut kita, apa yang kita bisa buat? Jadi bukan saya tidak percaya saya ini TNI pak, saya pertaruhkan nyawa di TNI, saya lebih TNI dari banyak TNI," jelas eks Danjen Kopassus ini.


(imk/fjp)

Let's block ads! (Why?)



"{berita}" - Google Berita
Prabowo Kenang Momen Terima Medali Penghargaan Militer dari Prancis - detikNews Prabowo Kenang Momen Terima Medali Penghargaan Militer dari Prancis - detikNews Reviewed by eela on March 31, 2019 Rating: 5

Jokowi-Prabowo Beda Drastis soal 'Invasi dalam 20 Tahun', Apa Kata Kemhan? - detikNews

March 31, 2019
March 31, 2019 at 02:47PM
Jakarta - Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto memperdebatkan soal potensi invasi dari luar negeri yang menyerang Indonesia selama 20 tahun ke depan. Ada perbedaan drastis. Jokowi yakin, namun Prabowo tidak yakin soal informasi intelijen itu. Apa kata Kementerian Pertahanan (Kemhan)?

"Perlu saya sampaikan bahwa, menurut intelijen strategis, ada perkiraan selama 20 tahun ke depan tidak ada invasi dari negara asing," kata Kepala Pusat Komunikasi Kementerian Pertahanan (Kemhan) Brigjen TNI Totok Sugiharto kepada wartawan, Minggu (31/3/2019).

Informasi intelijen strategis itu pertama kali diungkapkan oleh Jokowi di arena debat capres di Hotel Shangri-La, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Sabtu (30/3) kemarin. Totok menjelaskan, informasi demikian bersifat perkiraan.

[Gambas:Video 20detik]


"Kalau kata-kata perkiraan itu kan bisa saja dalam perjalanannya tidak sesuai target dan hal ini tentunya akan dievaluasi ke depannya. Jadi kata perkiraan itu tidak hitam putih maknanya," kata Totok.

Kemhan menilai ada hal yang lebih berpotensi menjadi ancaman bagi Indonesia ketimbang invasi dari pihak luar negeri. Potensi itu datang dari dalam negeri sendiri.

"Yang justru menjadi ancaman saat ini yang harus diwaspadai adalah ancaman dalam negeri, salah satunya ancaman terorisme," kata Totok.

Sebelumnya, dalam debat capres, Jokowi menjelaskan soal anggaran alat utama sistem pertahanan (alutsista) Indonesia yang disoroti Prabowo lebih kecil ketimbang anggaran alutsista negara-negara tetangga. Jokowi mengakui hal itu.


"Tetapi saya masih meyakini bahwa dari informasi intelijen strategis yang masuk pada saya mengatakan bahwa 20 tahun ke depan invasi dari negara lain ke negara kita dapat dikatakan tidak ada dalam waktu kurun 20 tahun, tetapi yang perlu dicermati justru keamanan di dalam negeri yang berkaitan dengan konflik," tutur Jokowi kemarin.

Perdebatan berlanjut. Di seberangnya, Prabowo menyanggah kebenaran informasi intelijen semacam itu. Mantan Komandan Jenderal Kopassus dan Panglima Komando Strategis Angkatan Darat itu menyimpulkan, berdasarkan pengalamannya, informasi intelijen semacam itu sudah ada sejak masa lalu.

"Kalau saya, kalau saya presidennya, ya, saya ganti itu yang kasih briefing itu," kata Prabowo. "Saya menerima briefing waktu saya mau dilantik, 'Dalam 20 tahun tidak akan perang.'," kata Prabowo sembari menirukan nada bicara orang lain yang dulu pernah memberinya arahan. "Tahun depan kita ke Timtim (Timor Timur). Ini menurut saya penyakit bangsa Indonesia. Kok berani laporan ke panglima tertinggi seperti ini. Saya kira ini masalah, Pak," sorot Prabowo.

Jokowi kemudian menjelaskan kembali. Informasi intelijen strategis itu dikatakannnya sebagai perkiraan. Bisa saja perkiraan itu keliru. "Bukan tidak, tetapi diperkirakan, intelijen strategis memperkirakan. ini perkiraan yang namanya perkiraan bisa, bisa betul tetapi juga bisa keliru oleh sebab itu kembali lagi ingin saya sampaikan," tutur Jokowi.


(dnu/fjp)

Let's block ads! (Why?)



"{berita}" - Google Berita
Jokowi-Prabowo Beda Drastis soal 'Invasi dalam 20 Tahun', Apa Kata Kemhan? - detikNews Jokowi-Prabowo Beda Drastis soal 'Invasi dalam 20 Tahun', Apa Kata Kemhan? - detikNews Reviewed by eela on March 31, 2019 Rating: 5

Penalti Sudah Biasa, Messi Perlihatkan Tendangan Bebas Panenka

March 31, 2019
March 31, 2019 at 05:17PM
Jakarta - Tendangan penalti panenka sudah biasa terlihat, tapi bagaimana jika dilakukan lewat tendangan bebas? Striker Barcelona Lionel Messi mampu mengeksekusinya.

Dalam pertandingan Derby Catalan antara Barcelona vs Espanyol di Camp Nou, Sabtu (30/3/2019), Messi memborong dua gol kemenangan Blaugrana dalam pekan ke-29 Liga Spanyol tersebut.

Yang menjadi sorotan adalah gol pertama Messi. Penyerang Argentina itu merobek gawang Espanyol di menit ke-71 lewat tendangan bebas panenka.

Berawal dari pelanggaran Victor Sanchez tepat di depan kotak penalti Espanyol, Messi maju menjadi eksekutor tendangan bebasnya. Dengan kaki kirinya, ia melepaskan tendangan, yang tak kencang-kencang amat, namun melewati pagar betis lawan.

Bola pun bergulir mengarah ke arah gawang Espanyol. Sempat dihalau dengan sundulan, bola malah masuk ke dalam gawang Diego Lopez.

Tendangan bebas itu disebut-sebut bergaya panenka. Bola melambung pelan, membuat kiper kesulitan menebak arahnya, sehingga dengan mudah masuk ke gawang lawan.

Messi pun menggenapi golnya pada menit ke-89. Lewat assist Malcom dari sisi kiri, umpan tarik rekannya mampu dikonversi dengan apik menjadi gol. Messi pun memborong seluruh gol kemenangan timnya.

Sejumlah catatan apik pun ditorehkan Messi. Selain menambah pundi-pundi golnya menjadi 41 di semua kompetisi musim ini, ia juga menyamai capaian Iker Casillas dengan menjadi pemain yang meraih kemenangan terbanyak di LaLiga yakni 334 kali.

Barcelona sendiri kian kukuh di puncak klasemen La Liga dengan 69 poin, unggul 10 poin dari Atletico Madrid di posisi dua dan 15 poin dari Real Madrid di tempat ketiga.

(yna/mrp)

Let's block ads! (Why?)



from sport.detik
Penalti Sudah Biasa, Messi Perlihatkan Tendangan Bebas Panenka Penalti Sudah Biasa, Messi Perlihatkan Tendangan Bebas Panenka Reviewed by eela on March 31, 2019 Rating: 5

BRG dan LPP PBNU Bahas Praktik Pertanian di Lahan Gambut - Islam NU

March 31, 2019
March 31, 2019 at 04:15PM

Jakarta, NU Online

Badan Restorasi Gambut (BRG) bersama Lembaga Pengembangan Pertanian Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LPP PBNU) menggelar lokakarya bertajuk "Mengimplementasikan Konsep Aswaja dalam Pertanian di Lahan Gambut" di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat. Lokakarya berlangsung selama empat hari, yakni 30 Maret hingga 2 April 2019.

Deputi Edukasi, Sosialisasi, Partisipasi dan Kemitraan BRG Myrna A Safitri mengemukakan bahwa tujuan lokakarya ini untuk menggali informasi-informasi terkini mengenai praktik pertanian di lahan gambut oleh warga NU yang tinggal di area restorasi gambut dan membahas tantangan-tantangannya.

"Kemudian merumuskan strategi-strategi apa yng bisa digunakan oleh para petani dan yg ada di lahan gambut agar mereka tetap meneruskan aktivitas pertanian, tetapi dengan cara-cara yang tidak merusak ekosistem gambut," kata Myrna.

Menurutnya, dalam upaya memaksimalkan lokakarya ini, pihak panitia menghadirkan mentor dan kader sekolah lapang gambut yang telah dibina BRG selama setahun terakhir. Nantinya, mentor dan kader tersebut berbagi tentang pengalamannya dalam mengembangkan pertanian yang baik.

"Tujuan menghadirkan mereka agar mereka membagi pengalaman bagaimana mengembangkan pertanian tanpa membakar dan tanpa pupuk kimia di desanya," ucapnya.

Lebih lanjut, ia berharap, para peserta yang berasal dari berbagai daerah ini dapat menyusun langkah-langkah taktis ketika berada di daerahnya, dengan mendorong pertanian gambut yang tidak membakar dan menggunakan pupuk kimia.

Selain dihadiri warga NU, kegiatan ini juga dihadiri kader sekolah lapang BRG dan dai-dai restorasi gambut dari berbagai daerah seperti dari Riau.

Menurutnya, Riau termasuk daerah yang mempunyai ekosistem gambut yang luas, namun sebagian besar dalam keadaan rusak dan terbakar. Daerah tersebut juga dinilai mulai muncul kebakaran di beberapa titik.

"Melalui kegiatan ini, kami juga mendorong lagi Nahdliyin, petani-petani yang ada di riau agar mengelola lahan-lahan gambut di Riau, agar mengelola pertanian tanpa terbakar," ucapnya. (Husni Sahal/Mahbib)

Let's block ads! (Why?)



Feed From"{pertanian}" - Google Berita
BRG dan LPP PBNU Bahas Praktik Pertanian di Lahan Gambut - Islam NU BRG dan LPP PBNU Bahas Praktik Pertanian di Lahan Gambut - Islam NU Reviewed by eela on March 31, 2019 Rating: 5

Menggeliat, Merauke Kembali Ekspor Beras Ke Mancanegara

March 31, 2019
March 31, 2019 at 04:42PM Feed Digital:

Kementerian Pertanian (Kementan) bersama pemerintah Kabupaten Merauke bersinergi tingkatkan ekspor non migas terutama berbagai komoditas pertanian yang potensial.

Sebanyak 12 ton beras yang berasal dari kota diujung timur negeri tersebut dilepas menuju negara Papua Nugini. Selain itu ada juga ekspor plywood 6.126 m3 tujuan Oman dan UEA. Sriyanto, Kepala Balai Besar Uji Standar Karantina Pertanan (Barantan) yang mewakili Kepala Barantan menyampaikan bahwa Merauke adalah salah satu lumbung padi di tanah cendrawasih.

"Diawali saat pak Mentan ekapor perdana beras ke Papua Nugini pada 2017, produksi padi di Merauke terus meningkat," kata Sriyanto. Ia menegaskan bahwa tanah yang sangat subur di Merauke harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mencari nilai tambah bagi petani.

Menurut Sriyanto, dari data yang tercatat di Barantan, bahwa Merauke selain padi, juga memiliki produk unggulan ekspor diantaranya gambir, kopra dan gaharu. Potensi tersebut pada 2018 tercatat sebesar 2.646,15 ton atau senilai Rp 66 M untuk komoditas gambir.

Sementara itu untuk kopra, dalam triwulan pertama tahun 2019, tercatat 89 ton dengan nilai Rp 3,1 M. Sedangkan ekspor gaharu pada triwulan pertama juga tercatat sebanyak 6,9 ton dengan nilai ekonomi sebesar Rp 2 M.

Secara keseluruhan, Provinsi Papua sendiri punya banyak potensi komoditas pertanian yang dapat optimalkan. Potensi tersebut menurut data Kementan, pada tahun 2018 Provinsi Papua telah melakukan ekspor komoditas pertanian dengan nilai 8.200.925,6 USD atau sekitar Rp. 114,81 M.

Yang terdiri dari komoditas unggulannya diantaranya kelapa sawit, gandum, biji moster, susu, kacang mede, lemak, pakan hewan, gula tebu, kakao dan kedelai bahkan hingga komoditas tomat, cabai, jagung dan umbi kayupun diekspor hingga mancanegara.

Sriyanto menegaskan bahwa, acara pelepasan ekspor tersebut ditujukan agar masyarakat dan instansi terkait mengetahui potensi yang ada di daerahnya dan diharapkan bisa saling bahu menbahu mengangkat potensi tersebut. Barantan lewat program Agro Gemilang (Ayo Galakkan Ekspor Generasi Millenial Bangsa) juga menurutnya bisa membantu para calon eksportir agar dapat menyiapakan komoditasnya sesuai persyaratan SPS (sanitary dan phytosanitary) dari negara tujuan.

"Para calon eksportir dapat mengikuti berbagai pelatihan menyiapkan komoditas yang sesuai dengan persyaratan negara tujuan," jelasnya.

Muhammad Musdar, Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Merauke melengkapai bahwa pelatihan Agro Gemilang akan dilakukan oleh Karantina Merauke secara bertahap, dengan tujuan agar dapat mencetak para eksportir baru.

Menurutnya pelatihan yang dilakukan bersifat terbuka dan tidak dipungut biaya. Bahkan ia juga menjelaskan jika ada calon eksportir yang membutuhkan bimbingan khusus dapat juga melakukannya secara mandiri ke petugas atau kantor Karantina Merauke.

"Sesuai arahan bapak menteri, kita siap memberikan informasi dan bimbingan agar komoditas daerah ini bisa memberi manfaat dan nilai tambah untuk kita semua," imbuh Musdar.

Sularso, Wakil Bupati Kabupaten Merauke yang juga turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa Kabupaten Merauke sendiri punya banyak potensi dibidang non migas terutama komoditas pertanian. Sularso menyambut baik upaya Kementan serta berbagai instansi yang bersinergi mendorong tumbuhnya sektor ekonomi dibidang pertanian lewat akselerasi ekspor.

Dalam sambutannya ia juga menyampaikan bahwa pihaknya siap untuk juga turut bersinergi untuk mewujudkan hal tersebut. Ia mengungkapkan bahwa sudah saatnya Merauke yang subur makmur tersebut benar-benar kita optimalkan untuk kesejahteraan bersama. (*)

Let's block ads! (Why?)



Tribunnews.com
Menggeliat, Merauke Kembali Ekspor Beras Ke Mancanegara Menggeliat, Merauke Kembali Ekspor Beras Ke Mancanegara Reviewed by eela on March 31, 2019 Rating: 5

Mobil Rombongan Wartawan Kecelakaan di KM 11 Tol Jakarta-Cikampek

March 31, 2019
March 31, 2019 at 04:40PM Feed Digital:

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rombongan mobil wartawan yang ikut meliput kampanye PDI-P di daerah Kota Bekasi mengalami kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek KM 11, Cikunir, Kota Bekasi, Minggu (31/3/2019).

Berdasarkan pantauan reporter Kompas TV, Cindy Permadi yang ikut dalam rombongan, peristiwa itu terjadi Minggu pukul 09.50 WIB.

Dalam rombongan itu, terdapat 7 mobil berjalan beriringan yang terdiri dari dua mobil wartawan yang disediakan PDI-P, dua mobil pengurus PDI-P, dan tiga mobil media yakni NET TV, KOMPAS TV, dan CNN TV.

"Ada satu mobil warga nyelip ke tengah-tengah (iringan rombongan), karena mobil nyelip itu jadinya mobil iringan pada ngerem mendadak," kata Cindy, saat dihubungi Kompas.com, Minggu.

Baca: Saat Eks Pilar Barca Cetak Gol, Liga Jepang Buat Tiga Pemain Thailand Gigit Jari

Saat mengerem mendadak, empat mobil terlibat dalam kecelakaan termasuk 3 di antaranya, mobil media NET TV, KOMPAS TV, dan CNN TV. Ketiga mobil mengalami kerusakan.

Cindy menambahkan, saat itu, rombongan sedang menuju daerah Matraman, Jakarta Timur, untuk mengikuti agenda kampanye PDI-P selanjutnya.

"Enggak ada yang luka-luka sih, aman. Kami langsung jalan lagi nebeng mobil rombongan yang lain. Kalau mobil kantor kata driver-ku di bawa ke tol bayangan Jatibening untuk diderek," ujar Cindy.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mobil Rombongan Wartawan Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek"

Let's block ads! (Why?)



Tribunnews.com
Mobil Rombongan Wartawan Kecelakaan di KM 11 Tol Jakarta-Cikampek Mobil Rombongan Wartawan Kecelakaan di KM 11 Tol Jakarta-Cikampek Reviewed by eela on March 31, 2019 Rating: 5

Begini Isi Percakapan Mama Muda Barbie dan Korbannya sebelum Dirampok, Bahas Kencan dan Bersetubuh

March 31, 2019
March 31, 2019 at 04:40PM Feed Digital:

TRIBUNNEWS.COM - Seorang wanita bernama Barbie Arlifsyani Botan (21) dan suaminya, Hartono (23) menjadi pelaku perampokan modus ajakan kencan dari berkenalan via online.

Seorang warga Depok, Yogi (21) menjadi korban penganiayaan dan perampokan keduanya hingga kehilangan jutaan rupiah.

Dikutip dari saluran Youtube WartaKota, Minggu (31/3/2019), Barbie dan Hartono yang telah diringkus oleh polisi mengungkapkan isi percakapan ia dan Yogi, korbannya.

Disebutkan Barbie, berawal dari berkenalan di media sosial Facebook, ia dan Yogi bertemu pada Minggu (24/3/2019).

Korban kemudian mengajak Barbie untuk menjalin asmara.

Dari pengakuannya, Barbie menuturkan ia telah memiliki suami.

"Facebook sih, kenalan, mengajak saya pacaran, tapi saya sudah bilang sudah punya suami," ujar Barbie yang memberikan pengakuan di samping suaminya di Polres Depok, Jumat (29/3/2019).

Keduanya tetap menjalin asmara hingga bertukar nomor WhatsApp.

Dikatakan Barbie, korban mengajak Barbie melakukan hal tak senonoh hingga berkirim foto kelamin dan foto telanjang.

Hubungan keduannya kemudian berlanjut bertemu di rumah pelaku.

BACA SELENGKAPNYA >>>

Let's block ads! (Why?)



Tribunnews.com
Begini Isi Percakapan Mama Muda Barbie dan Korbannya sebelum Dirampok, Bahas Kencan dan Bersetubuh Begini Isi Percakapan Mama Muda Barbie dan Korbannya sebelum Dirampok, Bahas Kencan dan Bersetubuh Reviewed by eela on March 31, 2019 Rating: 5
ads 728x90 B
Powered by Blogger.