Seo Services
Seo Services

Dari 4,2 Juta Orang di DKI Jakarta yang Sudah Divaksin, Cuma 2,3 Persen yang Terinfeksi Covid-19

July 31, 2021
August 01, 2021 at 12:57AM Feed Digital:

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Dari 4,2 juta orang ber-KTP DKI Jakarta yang sudah divaksin minimal dosis pertama, hanya 2,3 persen yang tetap terinfeksi.

Data terbaru tersebut dikemukakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui video yang diunggah di kanal Youtube Pemprov DKI Jakarta, Sabtu (31/7/2021).

"Angkanya kecil sekali," kata Anies Baswedan.

Jumlah ini menurut Anies Baswedan merupakan salah satu efek baik dari perluasan vaksinasi Covid-19.

Sebab, dari total 2,3% orang yang terinfeksi tersebut sebagian besar hanya mengalami gejala ringan, atau tanpa gejala.

Sementara untuk kasus meninggal dunia, ada 0,013% dari 4,2 juta orang yang sudah divaksin meninggal akibat terpapar Covid-19, atau sekitar 13 kasus per 100.000 penduduk.

Baca juga: Disiapkan Aturan Baru, Boleh Makan di Restoran Asal Sudah Divaksinasi

"Kalau kita lihat, dibandingkan dengan yang belum vaksin, yang sudah divaksin untuk tingkat kematian kasusnya menurun sampai kurang dari sepertiga dibanding mereka yang belum divaksin,"

Baca juga: Pemerintah Segera Berlakukan Pelacakan Covid-19 Sistem Digital

"Artinya, temuan riset medis kita tahu, dan data di Jakarta tadi sudah saya paparkan, menunjukkan bahwa mereka yang sudah divaksin risikonya terbukti di lapangan jauh lebih kecil daripada mereka yang belum divaksin," kata Anies Baswedan.

Baca juga: Anak Mantan Wali Kota Surabaya Bambang DH Meninggal Setelah Terpapar Covid-19

Mengenai hal ini, Anies Baswedan pun menekankan bahwa jumlah kematian tak boleh dianggap sekedar angka statistik saja.

Baca juga: Ketua RT di Magetan Meninggal Terpapar Covid Sepekan Usai Vaksinasi, Anak-Istri Dijauhi Tetangga

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Dari 4,2 Juta Orang di DKI Jakarta yang Sudah Divaksin, Cuma 2,3 Persen yang Terinfeksi Covid-19 Dari 4,2 Juta Orang di DKI Jakarta yang Sudah Divaksin, Cuma 2,3 Persen yang Terinfeksi Covid-19 Reviewed by eela on July 31, 2021 Rating: 5

Cuma Gara-gara Adu Mulut, Dua Ormas di Bandung Bentrok, Korban Alami Luka Tusuk

July 31, 2021
August 01, 2021 at 12:47AM Feed Digital:

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Gara-gara dipicu adu mulut, dua organisasi masyarakat (ormas) di Kota Bandung Bentrok, Kamis (29/7/2021).

Dua kubu ormas yang bentrok adalah Manggala dan GBR. Keduanya sempat terlibat bentrokan di Jalan Lengkong, Kota Bandung.

Akibatnya, dua anggota Manggala mengalami luka tusukan.

Polrestabes Bandung hingga saat ini masih memburu dua anggota Organisasi Masyarakat (Ormas) yang terlibat dalam bentrokan, pada Kamis 29 Juli 2021 malam.

"Belum (diamankan). Masih dikejar," ujar Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Rudi Tri Handoyo, Sabtu (31/7/2021).

Baca juga: 2 Orang Jadi Korban Luka Tusukan Saat Bentrok Ormas, Begini Kejadiannya

Rudi mengaku sudah meminta keterangan dari beberapa saksi, berkaitan dengan peristiwa bentrokan ormas tersebut.

"Saksi dua," katanya.

Baca juga: Dikabarkan akan Ada Bentrok Susulan, Warga Belawan Takut Keluar Rumah

Sebelumnya, dua orang berinisial D dan M menjadi korban dengan menderita luka tusuk di bagian lengan dan sudah dilarikan ke rumah sakit.

Peristiwa itu bermula ketika dua korban dari Manggala ditantang oleh seseorang dari GBR untuk datang ke kawasan Veteran.

Baca juga: Bentrokan di Medan Belawan, 4 Ruko Rusak Berat, 3 Kios Hangus Terbakar

Baca juga: Warga Antusias Ikuti Vaksinasi Massal di Mapolres Subang, Berbagai Komunitas dan Ormas Ikut Hadir

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Cuma Gara-gara Adu Mulut, Dua Ormas di Bandung Bentrok, Korban Alami Luka Tusuk Cuma Gara-gara Adu Mulut, Dua Ormas di Bandung Bentrok, Korban Alami Luka Tusuk Reviewed by eela on July 31, 2021 Rating: 5

Pasang Tenda, Sewa Organ Tunggal dan Tak Berizin, Pesta Pernikahan di Sukabumi Dibubarkan Polisi

July 31, 2021
August 01, 2021 at 12:42AM Feed Digital:

Laporan Wartawan Tribunjabar.id M Rizal Jalaludin

TRIBUNNEWS.COM, SUKABUMI -  Acara pesta pernikahan di Kampung Babakan, Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampang Tengah (Jamteng), Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mendadak bubar setelah didatangi polisi, Sabtu (31/7/2021).

Kapolsek Jampang Tengah AKP Usep Nurdin mengatakan, pesta pernikahan dibubarkan karena tidak ada izin dan terdapat hiburan organ tunggal dan penyanyinya.

Kapolsek mengatakan, kegiatan tersebut telah dihentikan dan diberikan arahan mengenai aturan dilarang berkerumun dan melanggar prokes.

"Kemudian yang menggelar kegiatan acara hajatan diberikan pengertian dan peringatan agar menghentikan kegiatan dan tidak ada lagi kegiatan hiburan dalam rangka hajatan," kata Usep dalam keterangannya.

Baca juga: Anak Mantan Wali Kota Surabaya Bambang DH Meninggal Setelah Terpapar Covid-19

Menurut Usep, tidak ada yang protes saat hajatan tersebut dihentikan.

Pihaknya juga memberikan imbauan kepada warga untuk mematuhi protokol kesehatan.

Baca juga: Asyik Olahraga Pagi, Warga Simomulyo Surabaya Jadi Korban Jambret, Emas 8 Gram Raib

"Selama kegiatan pemberhantian acara hajatan berlangsung, aman dan kondusif," jelasnya. 

Artikel ini tayang di TribunJabar.id dengan judul Pesta Pernikahan di Jampang Tengah Sukabumi Dibubarkan Polisi, Ini Alasannya

Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Hermawan Aksan

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Pasang Tenda, Sewa Organ Tunggal dan Tak Berizin, Pesta Pernikahan di Sukabumi Dibubarkan Polisi Pasang Tenda, Sewa Organ Tunggal dan Tak Berizin, Pesta Pernikahan di Sukabumi Dibubarkan Polisi Reviewed by eela on July 31, 2021 Rating: 5

Aksi Jemput Bola Vaksinasi Covid-19 di Cipulir Disambut Antusias Warga

July 31, 2021
July 31, 2021 at 11:48PM Feed Digital:

Laporan wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Berbagai pihak terus bersinergi dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 lewat program vaksinasi.

Akselerasi vaksinasi dilakukan guna mewujudkan kekebalan kelompok atau herd immunity. Berbagai upaya dilakukan agar masyarakat mudah mengakses vaksin Covid-19.

Seperti yang dilakukan Partai NaDem, dengan melakukan aksi jemput bola mendatangi wilayah-wilayah di Jakarta untuk mempermudah masyarakat mendapatkan vaksin Covid-19.

Bersinergi dengan sejumlah pihak dan instansi pemerintahan setempat, NasDem mendatangkan mobil vaksinasi ke Carrefour Express Kebayoran, Jalan Ciledug Raya, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (31/7/2021).

"Kita dari NasDem DKI Jakarta, mendatangkan mobil vaksin di Cipulir, tujuannya agar lebih dekat dengan masyarakat, menjemput bola agar masyarakat luas juga bisa kita layani," ujar Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino di lokasi.

Baca juga: Tunda Muscab, PPP Bentuk Relawan Vaksinasi Covid-19

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta tersebut mengatakan, mobil vaksinasi NasDem Peduli menargetkan vaksinasi untuk 400 orang setiap harinya.

Target tersebut merupakan bagian dari target keseluruhan Posko Satgas Covid-19: Sentra Vaksinasi NasDem Peduli di Jakarta, yakni sebanyak 100 ribu orang.

Baca juga: Anies Sebut Program Vaksinasi di DKI Mulai Tunjukkan Hasil, Berikut Datanya

"Secara keseluruhan, sampai dengan hari ke-25 jumlah pesertanya hampir 80 ribu yang sudah tervaksin dan terdaftar melalui sentra-sentra vaksinasi Partai NasDem," kata Wibi.

Baca juga: Vaksinasi di DKI Jakarta Capai Target Presiden Jokowi Satu Bulan Lebih Cepat

Sekretaris DPW Partai NasDem DKI Jakarta itu memohon doa kepada semua pihak agar kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan Partai NasDem dapat membuka vaksinasi untuk dosis kedua, yang dijadwalkan berlangsung mulai 2 hingga 29 Agustus 2021.

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Aksi Jemput Bola Vaksinasi Covid-19 di Cipulir Disambut Antusias Warga Aksi Jemput Bola Vaksinasi Covid-19 di Cipulir Disambut Antusias Warga Reviewed by eela on July 31, 2021 Rating: 5

Tunda Muscab, PPP Bentuk Relawan Vaksinasi Covid-19

July 31, 2021
July 31, 2021 at 11:44PM Feed Digital:

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa meminta seluruh kader PPP menjadi bagian solusi dari persoalan akibat pandemi Covid-19. 

Menurut Suharso, saat ini dibutuhkan fokus pada pokok masalah yang dihadapi masyarakat.

Hal itu disampaikannya saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Nasional PPP yang digelar secara virtual, Sabtu (31/7/2021).

"Kader PPP harus mengambil peran aktif dalam melakukan bantuan sosial bagi warga yang terdampak, fasilitasi layanan sosial dan kesehatan bagi warga terpapar, perluasan dan percepatan vaksinasi warga serta membantu peningkatan pendapatan dan penciptaan lapangan kerja," kata Suharso.

Menteri PPN ini juga meminta kepada seluruh kader PPP untuk terus menyampaikan kepada masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan dan vaksinasi saat ini. 

Baca juga: PPP Kecam Pertanyaan Survei untuk Kepala Sekolah dan Guru yang Tendensius dan Singgung SARA

"Tidak ada jalan lain untuk mencegah dan menangkal penyebaran Covid-19, yaitu dengan disiplin menggunakan masker, menjaga jarak dan vaksinasi,"  ucapnya. 

Baca juga: Salurkan Hewan Kurban, PPP Gandeng Ormas Islam, Tokoh Masyarakat, hingga Pesantren

Sementara itu, Sekjen PPP Arwani Thomafi meminta kepada seluruh pengurus PPP agar menyertai setiap kegiatan partai dengan kegiatan yang bersifat sosial kemasyarakatan dan keagamaan.

"Saat ini fokus kegiatan partai di semua tingkatan adalah aksi sosial untuk membantu meringankan beban rakyat, kita akan galakkan aksi sosial dan ikhtiar doa bersama untuk bangsa ini agar diberi kekuatan menghadapi pandemic covid 19 ini melalui kegiatan mujahadah merawat persatuan" jelasnya. 

Ia menambahkan, di masa pandemi ini pengurus PPP di semua tingkatan harus tetap bisa melakukan kerja-kerja yang bersifat elektoral di tengah pandemi. 

"Yang harus digaris bawahi yaitu, melakukan kerja-kerja yang tidak menimbulkan kerumunan, menegaskan kepedulian sosial dan fokus pada isu dan pokok masalah yang dirasakan rakyat saat ini" ungkap Arwani.

Menurut Arwani, PPP memprioritaskan agenda kerja di masa pandemi ini diantaranya membantu kegiatan vaksinasi, pembentukan relawan vaksin dan relawan vaksin cyber dan serta aksi peduli isolasi mandiri.

Dalam kesempatan Rakornas tersebut, juga diinstruksikan penundaan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) di seluruh kabupaten / Kota sampai situasi dibolehkan adanya kegiatan fisik. 

"Saat ini tidak ada kegiatan yang paling penting selain kegiatan membantu meringankan beban rakyat dan membantu program pemerintah di bidang kesehatan," jelasnya.

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Tunda Muscab, PPP Bentuk Relawan Vaksinasi Covid-19 Tunda Muscab, PPP Bentuk Relawan Vaksinasi Covid-19 Reviewed by eela on July 31, 2021 Rating: 5

PPATK Sebut Penerima Sumbangan Rp 2 Triliun Akidi Tio Wajib Lapor KPK

July 31, 2021
July 31, 2021 at 11:38PM Feed Digital:

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) angkat bicara mengenai sumbangan yang diberikan mendiang pengusaha Akidi Tio sebesar Rp2 triliun bagi penanganan pandemi Covid-19 di Sumatera Selatan.

Secara kelembagaan, PPATK mengapresiasi setiap inisiatif dan partisipasi publik dalam membantu pemerintah menangani masalah pandemi Covid.

Akan tetapi, dikatakan Ketua PPATK Dian Erdiana Rae, supaya sumbangan dan penyaluran berjalan baik, harus disertai dengan tata pemerintahan yang baik pula.

"Tentu kita harus melihat dahulu apakah sumbangan itu hanya sebatas pernyataan atau komitmen, atau nantinya benar-benar akan terjadi penyerahan uang/aset sejumlah itu, baik cash, melalui transfer, atau bentuk aset yang lain," kata Dian kepada Tribunnews.com, Sabtu (31/7/2021).

Baca juga: KPK Imbau Penggunaan Sumbangan Rp 2 Triliun dari Akidi Tio Transparan

PPATK, kata Dian, sesuai tugas dan fungsinya akan tetap melakukan analisis dan pemeriksaan terkait sumber dana yang dihibahkan maupun penggunaannya nanti.

Baca juga: PPATK akan Analisis Sumber Dana Rp 2 Triliun dari Akidi Tio, Sekaligus Penggunannya

Hal itu dimaksudkan untuk kehati-hatian dan memastikan bahwa uang yang diberikan atau dihibahkan benar-benar berasal dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan, walaupun uang itu diniatkan untuk kepentingan publik.

Selain itu, Dian mengatakan, pejabat publik yang menerima uang hibah tersebut, diharuskan melaporkannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Seperti diketahui, bantuan diberikan melalui jalur pribadi kepada Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra Heri pada Senin (26/7/2021) lalu, yang merupakan rekan dekat almarhum Akidi Tio.

"Apabila uang atau aset diberikan kepada melalui individu pejabat negara, tentu sebagai pejabat publik yang bersangkutan wajib melaporkan kepada KPK untuk kepentingan yang bersangkutan, penyumbang, dan calon penerima," kata Dian.

Bagi PPATK dan KPK, kata Dian, masalah pemberian bersifat hibah seperti itu merupakan hal yang perlu diklarifikasi, yaitu harus tetap dilihat potensi konflik kepentingannya.

"Saya percaya pihak-pihak terkait akan melakukan koordinasin mengenai masalah ini. Apabila hibah diberikan kepada lembaga, seperti Pemda atau Pemerintah Pusat tentu ini juga ada ketentuan dan governance-nya," kata Dian.

Ia mengatakan, sumbangan dalam jumlah besar, sebaiknya diserahkan kepada lembaga negara atau kementrian yang sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi)-nya.

"Untuk memastikan niat penyumbang bisa tercapai dengan baik, dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari," kata Dian.

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
PPATK Sebut Penerima Sumbangan Rp 2 Triliun Akidi Tio Wajib Lapor KPK PPATK Sebut Penerima Sumbangan Rp 2 Triliun Akidi Tio Wajib Lapor KPK Reviewed by eela on July 31, 2021 Rating: 5

Sehat Saat Pandemi, Perkuat Imun Tubuh dengan Imunomodulator

July 30, 2021
July 31, 2021 at 11:52AM Feed Digital:

TRIBUNNEWS.COM - Hingga saat ini, Indonesia masih harus terus berjuang menghadapi pandemi Covid-19. Tercatat pada Minggu (25/7/2021) jumlah kasus aktif Covid-19 di Indonesia mencapai 573.908 kasus atau setara dengan 18,4 persen dari total kasus konfirmasi positif Covid-19.

Sebagai upaya mandiri untuk terhindar dari ancaman virus, masyarakat diharapkan memperhatikan kesehatan diri dan keluarga dengan meningkatkan daya tahan tubuh atau imunitas tubuh.

Tak perlu memburu suatu produk tertentu hingga mengeluarkan biaya yang cukup besar, untuk meningkatkan imunitas tubuh, masyarakat bisa memanfaatkan bahan-bahan alami yang mudah didapatkan dan harganya terjangkau. 

Terlebih, ramuan tradisional seperti jahe, kunyit, dan kencur atau yang dikenal juga sebagai ramuan empon-empon pun sudah terbukti dan teruji sebagai imunomodulator untuk meningkatkan daya tahan tubuh. 

Penelitian tentang manfaat empon-empon ini telah banyak dilakukan. Salah satunya oleh OT Group, perusahaan asli Indonesia yang telah puluhan tahun mengembangkan ramuan herbal tradisional secara modern.

Melalui produk JAGAK, OT Group berhasil mengembangkan formula ramuan tradisional alami yang mengandung sejumlah bahan alami diantaranya Jahe, Kunyit dan Kencur. 

Ketiga bahan alami tersebut memiliki kandungan aktif yang bermanfaat baik untuk daya tahan tubuh. Pada jahe terdapat kandungan aktif Gingerol yang memiliki efek sebagai analgesic (penghilang rasa sakit) dan antiinflamasi (anti radang).

Sementara itu, kunyit memiliki kandungan aktif Curcumin yang dapat meningkatkan fungsi kekebalan tubuh karena sifatnya sebagai antioksidan, antiinflamasi, antivirus, dan juga antibakteri. Lalu, kencur memiliki kandungan aktif minyak atsiri dan alkaloid yang bersifat sebagai antinyeri, antiradang dan juga kaya akan kandungan antioksidan

Selain itu, Profesor Chaerul Anwar Nidom, Guru Besar Biokimia dan Biologi Molekular Unair yang juga melakukan penelitian mengenai khasiat jahe dan kunyit menemukan bahwa kandungan Kurkumin dalam Jahe dan Kunyit dapat mencegah dan mengendalikan badai sitokin yang terjadi di paru-paru penyintas Covid-19. Kurkumin dapat mengurangi risiko kerusakan pada paru-paru.

Diracik dengan teknologi modern, dalam sebotol JAGAK tak hanya terdapat jahe, kunyit, dan kencur tetapi juga terdapat kandungan bahan alami lainnya, seperti Kapulaga dengan kandungan Eugenol yang bertanggung jawab untuk modulasi dan penekanan sitokin.

Terdapat pula kandungan Daun Kelor yang memiliki Fe (zat besi) tinggi serta protein 30 kali lipat lebih banyak dibandingkan sayuran lain sehingga konsumsi daun kelor sangat baik untuk kesehatan, terutama untuk menjaga kekebalan tubuh dari virus. Selain itu, yang juga tak kalah penting ialah produk ini BEBAS GULA karena menggunakan pemanis alami Daun Stevia. 

Telah bersertifikat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional Yang Baik), memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan, serta bersertifikat halal dari MUI, terdapat begitu banyak manfaat yang dapat diperoleh dalam sebotol JAGAK.

Nah, untuk mendapatkan imunomodulator, si penguat daya tahan tubuh, kamu tidak perlu ribet, berebut, dan membayar mahal, ya! Tingkatkan daya tahan tubuh kamu serta keluarga dengan sangat praktis dan aman dengan mengonsumsi JAGAK 1-2 botol sehari. Yuk, #JagaKesehatan di OT STORE OFFICIAL.

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Sehat Saat Pandemi, Perkuat Imun Tubuh dengan Imunomodulator Sehat Saat Pandemi, Perkuat Imun Tubuh dengan Imunomodulator Reviewed by eela on July 30, 2021 Rating: 5

Hasil Bulutangkis Olimpiade Tokyo, Greysia/Apriyani Lolos Final, Selangkah Lagi Menuju Sejarah Baru - Tribunnews.com

July 30, 2021

TRIBUNNEWS.COM - Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu akhirnya berhasil memastikan diri lolos ke partai final Olimpiade Tokyo 2021.

Kepastian lolosnya pasangan Greysia/Apriyani didapatkan setelah menyingkirkan wakil Korea Selatan, Lee So Hee/Shin Seung Chan.

Berlangsung di Musashino Sports Plaza, Sabtu (31/7/2021) pagi, pasangan Greysia/Apriyani mengalahkan lawannya dengan straight game lewat skor 21-19 dan 21-17

Kemenangan melawan Lee/Shin membuat pasangan Greysia/Apriyani berhak tampil di partai puncak ganda putri Olimpiade Tokyo 2021.

Atlet Indonesia Apriyani Rahayu (kanan) melakukan pukulan di sebelah Greysia Polii Indonesia dalam pertandingan semifinal bulu tangkis ganda putri melawan Shin Seung-chan dari Korea Selatan dan Lee So-hee dari Korea Selatan selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 31 Juli 2021.
Atlet Indonesia Apriyani Rahayu (kanan) melakukan pukulan di sebelah Greysia Polii Indonesia dalam pertandingan semifinal bulu tangkis ganda putri melawan Shin Seung-chan dari Korea Selatan dan Lee So-hee dari Korea Selatan selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 31 Juli 2021. (ALEXANDER NEMENOV / AFP)

Keberhasilan pasangan Greysia/Apriyani menyegel tiket lolos ke final membuat asa Indonesia mendulang medali emas cabor bulutangkis masih terjaga.

Tak hanya itu saja, lolosnya Greysia/Apriyani membuat keduanya selangkah lagi menuju ukiran sejarah baru dalam sejarah bulutangkis Indonesia di Olimpiade.

Pasangan Greysia/Apriyani berpeluang menjadi ganda putri pertama Indonesia yang berhasil meraih medali emas dalam sejarah Olimpiade.

Seperti yang diketahui bahwa sektor ganda putri saat ini masih menjadi satu-satunya nomor yang belum pernah menyumbangkan medali emas Indonesia di bulutangkis Olimpiade.

Alhasil kelolosan pasangan Greysia/Apriyani ke partai final menjadi sesuatu spesial yang tidak boleh disia-siakan keduanya.

Pasangan Greysia/Apriyani kini tinggal menunggu pemenang antara Kim So Yeong/Kong Hee Yong (Korsel) atau Chen Qingchen/Jia Yifan (China).

Adblock test (Why?)



Artikel populer - Google Berita
Hasil Bulutangkis Olimpiade Tokyo, Greysia/Apriyani Lolos Final, Selangkah Lagi Menuju Sejarah Baru - Tribunnews.com Hasil Bulutangkis Olimpiade Tokyo, Greysia/Apriyani Lolos Final, Selangkah Lagi Menuju Sejarah Baru - Tribunnews.com Reviewed by eela on July 30, 2021 Rating: 5

Rafael Malalangi Akhirnya Bisa Jadi Polisi - detikNews

July 30, 2021
Jakarta -

Rafael Malalangi mendadak jadi sorotan lantaran namanya hilang dari daftar calon siswa (casis) bintara Polri. Rafael membuat video yang kemudian viral di media sosial.

Dalam video yang dibuat itu Rafael Malalangi mengaku namanya hilang dari daftar casis bintara Polri. Padahal sebelumnya namanya telah diumumkan secara langsung.

Tapi, nama Rafael mendadak hilang dan tergantikan orang lain pada lembaran pengumuman Polda Sulut. Kejadian ini pun jadi sorotan.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Jules Abraham Abast pun menjelaskan soal langkah penanganan komplain yang disampaikan Rafael. Jules mengatakan Rafael Malalangi, melakukan komplain dengan Nomor Casis: 032823/P/1682, asal pendaftaran dari Panitia Pembantu Penerimaan (Pabanrim) Polres Minahasa Selatan dan orang tuanya, pasca Sidang Kelulusan Casis Bintara dan Tamtama Polri di Polda Sulut.

Jules menuturkan sidang kelulusan digelar pada Kamis (22/7) di Mapolda Sulut, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Sidang hanya diikuti 27 orang yang terdiri dari 20 orang perwakilan casis dan 7 orang tua. Sedangkan Casis yang lain berjumlah 739 orang, menyaksikan melalui live streaming YouTube.

Saat sidang disampaikan apabila ada di antara Casis yang keberatan dengan nilainya, maka dipersilakan untuk mengajukan keberatan melalui daring maupun datang langsung ke Biro SDM Polda Sulut.

Usai sidang panitia mengundang Casis Rafael Malalangi bersama orang tuanya untuk hadir di Polda Sulut, dalam rangka disampaikan adanya koreksi terhadap hasil sidang. Sebab Rafael berada pada ranking terakhir (ranking 22) Pabanrim Polres Minsel.

Kombes Jules Abraham Abast menjelaskan, berdasarkan pertimbangan dan kebijakan dari pimpinan dalam rapat yang telah digelar terkait komplain ini, maka Kapolda Sulut mengajukan usulan agar Casis Rafael Malalangi dapat diikutkan mengikuti pendidikan Bintara Polri pada Gelombang I tahun 2022 mendatang.

"Dan usulan tersebut diajukan kepada Bapak Kapolri, dan beliau sudah menyetujui dan mengakomodir untuk penambahan kuota sebanyak satu orang atas nama Rafael Malalangi untuk mengikuti pendidikan Bintara Polri pada Gelombang I tahun 2022," terangnya.

Akibat kejadian ini, Propam Polda Sulawesi Utara (Sulut) memeriksa Panitia Seleksi (Pansel) Penerimaan Terpadu Anggota Polri TA 2021 di Sulut setelah nama Rafael Malalangi hilang dari Calon Siswa (Casis) Bintara. Pemeriksaan dilakukan atas dugaan adanya kesalahan manusia atau human error.

Bagaimana perasaan Rafael yang akhirnya tetap bisa menjadi anggota Polri? simak selengkapnya

Simak juga Video: Lantik Perwira TNI-Polri, Jokowi: Perjalanan Baru Saja Dimulai

[Gambas:Video 20detik]

Adblock test (Why?)



Artikel populer - Google Berita
Rafael Malalangi Akhirnya Bisa Jadi Polisi - detikNews Rafael Malalangi Akhirnya Bisa Jadi Polisi - detikNews Reviewed by eela on July 30, 2021 Rating: 5

Kisruh Serempetan Roy Suryo-Lucky Alamsyah Berakhir Perdamaian - detikNews

July 30, 2021
Jakarta -

Mantan Menpora Roy Suryo dan Lucky Alamsyah menyudahi kisruh soal serempetan di jalan. Roy Suryo dan Lucky Alamsyah sepakat untuk menempuh perdamaian.

Dalam penyelesaian perkara Roy Suryo dan Lucky Alamsyah ini, polisi memang mengedepankan perdamaian sesuai SE Kapolri bernomor: SE/2/11/2021, di mana agar penyelesaian perkara terkait pencemaran nama baik melalui ITE mengedepankan restorative justice dalam rangka penegakan hukum yang berkeadilan.

"Kemudian kita ke depan akan menggunakan restorative justice di sini, untuk kita upayakan mediasi yang kita kedepankan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri saat dihubungi detikcom, Selasa (22/6/2021).

Kesepakatan perdamaian keduanya ini terwujud usai mediasi, pada Jumat (30/7) kemarin. Mediasi digelar di Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya, dengan dihadiri pengacara kedua belah pihak.

Dalam mediasi itu, Roy Suryo mengajukan 4 syarat bagi Lucky Alamsyah. Empat syarat itu yakni: meminta maaf kepada Roy Suryo dan seluruh rakyat Indonesia; menghapus postingan IG tanggal 22 Mei 2021; menulis ulang kronologi sesuai peristiwa sebenarnya yang ada di BAP dan dipublikasikan di semua media (baik cetak, elektronik ataupun media maya) dan mencabut laporan di Polres Jakarta Timur.

"Hari ini (kemarin-red) Mas Lucky Alamsyah dengan iktikad baik sudah menandatangani surat yang menyatakan bahwa dengan niat baik dan tulus dan saya mengapresiasi. Saya menghormati niat baik Lucky Alamsyah tersebut yang telah dengan tulus dan jujur menuliskan ini tanpa ada tekanan apa pun," ungkap Roy Suryo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (30/7/2021).

Persoalan Sudah Selesai

Roy Suryo mengatakan dengan tercapainya kesepakatan tersebut, maka persoalan dirinya dengan Lucky Alamsyah dinyatakan telah selesai.

"Tentu itu semua agar persoalan yang sempat terjadi antara kami berdua dinyatakan telah selesai," ucap Roy Suryo.

Politikus Demokrat itu menyatakan tidak akan memperpanjang kisruh tersebut.

"Dan intinya saya tidak ingin memperpanjang lagi," imbuhnya.

Setelah perdamaian tercapai, selanjutnya kedua pihak akan mencabut laporan di halaman selanjutnya

Tonton Video: Ini Empat Poin Perdamaian Roy Suryo dan Lucky Alamsyah

[Gambas:Video 20detik]

Adblock test (Why?)



Artikel populer - Google Berita
Kisruh Serempetan Roy Suryo-Lucky Alamsyah Berakhir Perdamaian - detikNews Kisruh Serempetan Roy Suryo-Lucky Alamsyah Berakhir Perdamaian - detikNews Reviewed by eela on July 30, 2021 Rating: 5
ads 728x90 B
Powered by Blogger.