Seo Services
Seo Services

Tips Mengemudi Mobil dengan Teknik Eco Driving untuk Maksimalkan Efisiensi Bahan Bakar

July 30, 2021
July 31, 2021 at 04:50AM Feed Digital:

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Cara mengemudi menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi emisi gas buang kendaraan.

Untuk menekan dampak buruk polusi udara sekaligus memaksimalkan efisiensi konsumsi bahan bakar, pengemudi dapat menerapkan teknik berkendara eco driving.

Eco driving merupakan merupakan cara mengemudikan mobil dengan tujuan mengoptimalkan konsumsi bahan bakar agar tercapai efisiensi sekaligus mengurangi risiko kecelakaan.

Mengemudi mobil dengan teknik eco driving dinilai mampu menghemat waktu dan biaya, aman, serta ramah lingkungan.

Baca juga: Tips Cegah Mobil Terbakar Sendiri di Jalan, Perhatikan 8 Hal Ini

"Selain untuk efisiensi bahan bakar, teknik Eco Driving juga merupakan salah satu upaya untuk memperpanjang usia pakai kendaraan karena kinerjanya tidak dipaksakan," ungkap Hariadi, Assistant to Service Dept. Head PT SIS, Jumat (30/7/2021).

Baca juga: Berkendara Tanpa Helm dan Diberhentikan Polisi, Pria Diduga ODGJ Ngaku Punya Kekuatan Tenaga Surya 

Dia mengatakan, ada tiga faktor yang mempengaruhi teknik eco driving, yaitu pengemudi, kondisi mobil, serta lingkungan.

“Pemanfaatan teknik eco driving dapat mengoptimalkan efisiensi bahan bakar sehingga mengurangi tingkat polusi dan lebih ramah lingkungan," kata Hariadi.

Baca juga: Daimler, Volvo dan Traton Group Kerjasama Bangun 1.700 Titik SPLU Truk dan Bus Listrik di Eropa

Gaya dan teknik yang diterapkan pun sudah terbukti dapat mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.

Karenanya, penerapan teknik eco driving ini disarankan untuk dapat memaksimalkan fungsi kendaraan serta menjaga keamanan dan kenyamanan pengemudi.

Untuk memaksimalkan penggunaan bahan bakar, ada beberapa cara yang dapat dilakukan oleh pengemudi, yaitu:

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Tips Mengemudi Mobil dengan Teknik Eco Driving untuk Maksimalkan Efisiensi Bahan Bakar Tips Mengemudi Mobil dengan Teknik Eco Driving untuk Maksimalkan Efisiensi Bahan Bakar Reviewed by eela on July 30, 2021 Rating: 5

Pembiayaan WOM Finance Tembus Rp 1,8 Triliun di Semester I 2021

July 30, 2021
July 31, 2021 at 04:50AM Feed Digital:

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Keuangan WOM Finance Zacharia Susantadiredja  mengatakan, sepanjang semester pertama 2021, pihaknya  menyalurkan pembiayaan baru sebesar Rp 1,8 triliun atau naik 30 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu atau mencapai 94 ribu unit.

Total aset perseroan pada bulan Juni 2021 merosot 13 persen menjadi Rp 4,6 triliun dibandingkan Desember 2020.

Penurunan aset ini terjadi karena penurunan pinjaman bank dan obligasi yang diiringi dengan penurunan kas Perseroan sebesar 71%, di sisi lain gearing ratio dapat dipertahankan di level 2,1 kali di bulan Juni 2021.

Total ekuitas perseroan pada bulan Juni 2021 mengalami pertumbuhan sebesar 4% mencapai Rp 1,3 triliun dibandingkan Desember 2020.

Total laba bersih semester I 2021 tercatat sebesar Rp 50 miliar, turun 13 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Baca juga: 50 Persen Laba Bersih Adira Finance Dibayarkan Sebagai Dividen ke Pemegang Saham  

Return on Asset (ROA) Perseroan mengalami perbaikan mencapai 2,7% dibandingkan tahun lalu sebesar 1,9 persen. Sedangkan Return on Equity (ROE) Perseroan mencapai 8,0% pada bulan Juni 2021.

Baca juga: Izin Perusahaan Pembiayaan Bisa Dicabut Jika Debt Collector Tidak Bersertifikat 

”Penurunan laba ini terjadi karena total pendapatan mengalami penurunan sebesar 33% akan tetapi biaya-biaya mengalami penurunan yang lebih tinggi sebesar 34% dengan perbaikan kualitas portofolio dan efisiensi atas biaya pendanaan serta biaya operasional.

Baca juga: Perusahaan Pembiayaan Boleh Gandeng Pihak Lain untuk Dijadikan Debt Collector, asal Sesuai SOP

Pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai turun sebesar 53% dan biaya pendanaan turun sebesar 47% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya,” tambah Zacharia dalam keterangannya, Jumat (30/7/2021).

Baca juga: Pasar Membaik, Laba Bersih Divisi Otomotif Grup Astra Melesat 362 Persen Jadi Rp 3,3 Triliun

Kualitas portofolio pembiayaan mengalami perbaikan dengan Net Performing Financing (NPF) gross mencapai 2,1% di Juni 2021, membaik dariDesember 2020 sebesar 2,7 persen.

Presiden Direktur Djaja Suryanto Sutandar mengatakan, untuk mendukung perbaikan kinerja, WOM Finance fokus pada pengembangan digitalisasi dan proses akuisisi dengan berbagai pihak.

WOM Finance telah bekerja sama dengan beberapa marketplace seperti Blibli, Bukalapak, Shopee, Gobills dan Tokopedia untuk transaksi pembayaran angsuran serta transaksi digital melalui QRIS.

“Dengan perubahan gaya hidup masyarakat menjadi digitalisasi membuat kami tetap optimistis performa WOM Finance akan tumbuh pada semester II 2021," kata  Djaja.

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Pembiayaan WOM Finance Tembus Rp 1,8 Triliun di Semester I 2021 Pembiayaan WOM Finance Tembus Rp 1,8 Triliun di Semester I 2021 Reviewed by eela on July 30, 2021 Rating: 5

Kinerja Subholding Upstream Pertamina Capai Target di Semester I 2021

July 30, 2021
July 31, 2021 at 04:46AM Feed Digital:

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bambang Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Bisnis subholding upstream Pertamina mencatatkan kinerja positif pada semester I tahun 2021.

Dalam laporan yang diperoleh, produksi gas Subholding Upstream Pertamina sampai dengan Juni 2021 mencapai 2.665 MMSCFD atau mencapai 103 persen terhadap rencana kerja dan anggaran (RKAP) year to date (ytd) Juni 2021.

Sedangkan untuk produksi minyak mencapai 390 MBOPD (ribu barel per hari).

Untuk pencapaian produksi akumulatif minyak dan gas, Subholding Upstream Pertamina berhasil mencapai 850 MBOEPD atau 100 persen dari target RKAP (ytd) Juni 2021.

Direktur Pengembangan dan Produksi PT Pertamina Hulu Energi Taufik Aditiyawarman mengatakan, capaian ini merupakan gabungan produksi dari lapangan domestik sebesar 699 MBOEPD dan dari lapangan internasional sebesar 151 MBOEPD.

Baca juga: Restrukturisasi Pertamina, Dorong Distribusi Energi Semakin Andal dan Efisien

"Banyak faktor yang mendukung atas capaian di semester 1 tahun 2021 ini, diantaranya melakukan kinerja operation excellence serta optimasi biaya di seluruh lapisan", ujar Taufik dalam keterangannya, Jumat (30/07).

Baca juga: Industri Hulu Migas Catatkan Penerimaan Negara Rp 96,7 Triliun di Semester I 2021

Sementara untuk pemboran sumur pengembangan, dari target 396 sumur di RKAP 2021, sampai dengan Juni 2021 telah selesai 101 sumur, serta  20 sedang proses.

Baca juga: Subholding Upstream Pertamina Terima Sertifikat SMAP ISO 37001 : 2016

Sedangkan untuk kegiatan Work Over, dari target 466 kegiatan, sampai dengan Juni 2021 telah selesai dilakukan sebanyak 241 kegiatan dan untuk well intervention telah selesai dilakukan sebanyak 5.085 sumur.

"Kami ucapkan terima kasih atas dukungan dari semua pihak, utamanya Kementerian ESDM dan Kementerian BUMN, PT Pertamina (Persero) selaku holding, serta SKK Migas dan seluruh pemangku kepentingan,” pungkasnya.

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Kinerja Subholding Upstream Pertamina Capai Target di Semester I 2021 Kinerja Subholding Upstream Pertamina Capai Target di Semester I 2021 Reviewed by eela on July 30, 2021 Rating: 5

Pernyataan Terbaru Jokowi soal Covid-19, Tak Bisa Lakukan Lockdown hingga Target Vaksinasi 70 Persen - Tribunnews.com

July 30, 2021

TRIBUNNEWS.COM - Berikut ini pernyataan terbaru Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait penanganan Covid-19.

Dalam pernyataan terbarunya, Jumat (30/7/2021), Presiden Jokowi menyinggung sejumlah hal terkait penanganan Covid-19.

Di antaranya, Jokowi mengungkit soal lockdown hingga tentang target vaksinasi 70 persen. 

Hal itu disampaikan Jokowi saat memberikan pidato dalam penyerahan Batuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, (30/7/2021).

Berikut fakta-fakta terkait pernyataan Jokowi

1. Tak Bisa Berlakukan Lockdown

Presiden Jokowi menegaskan pemerintah tidak bisa memberlakukan lockdown.

Pasalnya, kebijakan penanganan Covid-19 dilakukan tidak hanya memperhatikan sisi kesehatan, tetapi juga sisi ekonomi.

Baca juga: PM Australia Scott Morrison: Vaksinasi Saja Takkan Akhiri Lockdown Covid-19 di Sydney

Apabila lockdwon diberlakukan, ekonomi bakal terhenti.

"Engga bisa kita tutup seperti negara lain lockdown. Lockdown artinya tutup total," kata Jokowi dikutip dari tayangan YouTube Kompas TV, Jumat.

Adblock test (Why?)



Artikel populer - Google Berita
Pernyataan Terbaru Jokowi soal Covid-19, Tak Bisa Lakukan Lockdown hingga Target Vaksinasi 70 Persen - Tribunnews.com Pernyataan Terbaru Jokowi soal Covid-19, Tak Bisa Lakukan Lockdown hingga Target Vaksinasi 70 Persen - Tribunnews.com Reviewed by eela on July 30, 2021 Rating: 5

Video Kampanye Digital ‘Daewoong Social Impactor’ di Channel YouTube Ditonton 230 Ribu Kali

July 30, 2021
July 31, 2021 at 02:35AM Feed Digital:

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA − Video kampanye digital ‘Daewoong Social Impactor’ di channel YouTube sudah ditonton sebanyak 230 ribu kali sejak kampanye ini digulirkan di platform digital sekitar tiga bulan lalu, atau di April 2021. 

Video kampanye digital ini diinisiasi oleh Daewoong Pharmaceutical Company Indonesia  untuk turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia lewat konten kesehatan yang mudah dicerna dan informatif.

Daewoong Social Impactor merupakan program duta mahasiswa yang memproduksi dan
mempromosikan konten digital kesehatan yang berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat  dengan mengangkat tema ‘Pikiran Positif Awal Hidup Sehat’.

Daewoong Social Impactor mendapat tanggapan positif sejak awal kegiatannya.

Kontennya memaksimalkan elemen visual seperti gambar dan video dengan komposisi cerita yang mudah dipahami.

Baca juga: YouTube Hapus Beberapa Video dari Channel Presiden Brasil, Sebut Ada Misinformasi tentang Covid-19

Istilah-istilah yang digunakan pada konten juga terbilang sederhana dan umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mudah dipahami dan menyenangkan untuk ditonton oleh siapa saja termasuk yang tidak memiliki pengetahuan tentang perawatan kesehatan.

Baca juga: Durasi Reels Diperpanjang, Bisa Bikin Konten Keren hingga 60 Detik di Instagram

Kampanye ini dibuat dengan menggandeng influencer ternama untuk memperbaiki persepsi informasi kesehatan yang salah dan menginformasikan metode pencegahan yang tepat.

Baca juga: Pilih Jadi Konten Kreator Ketimbang Komika, Babe Cabita: Sekarang Digital Semakin Maju

Konten ini kemudian diamplifikasi melalui akun Instagram Debryna Dewi, seorang
influencer kesehatan, aktivis sosial dan Women Of The Year 2020, ‘Niko Latief’ dan
'diadiawdia (Putu Ayuwida Ikaputri)' yang merupakan pembicara health talk dan kuliah
kesehatan dengan banyak penggemar.

Baca juga: Menkominfo Minta Facebook cs Cegah Infodemi dan Konten Hoax Soal Covid-19

Konten yang sama juga diamplifikasi di akun Instagram dokter residen yang juga pelatih taekwondo 'doktermedok (Adrian Setiaji)'.

Netizen yang menyimak konten video ini umumnya memberikan komentar positif.

Sengho Jeon, CEO Daewoong Pharmaceutical mengaku sangat mengapresiasi
kegiatan Daewoong Social Impactor dalam memproduksi konten seputar hidup sehat ini demi menyebarkan pengaruh baik ke masyarakat.

“Kami berharap dapat memperoleh banyak perhatian untuk misi yang akan datang,” ujarnya.

Konten yang diproduksi juga mengedukasi masyarakat tentang penyakit baru yang muncul di tengah pandemi Covid-19, dimulai dengan konten yang menyampaikan pentingnya dan pencegahan Covid-19 pada Mei 2021 lalu.

Baru-baru ini, mereka juga memproduksi konten yang mengedukasi tentang penyakit yang diderita oleh orang-orang berusia 20-an dan 30-an karena perubahan gaya hidup berikut cara pencegahannya,

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Video Kampanye Digital ‘Daewoong Social Impactor’ di Channel YouTube Ditonton 230 Ribu Kali Video Kampanye Digital ‘Daewoong Social Impactor’ di Channel YouTube Ditonton 230 Ribu Kali Reviewed by eela on July 30, 2021 Rating: 5

Jonathan Cantillana, Pemain Asing PSIS Semarang Bersabar Tunggu PPKM Kelar

July 30, 2021
July 31, 2021 at 02:30AM Feed Digital:

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Gelandang PSIS Semarang asal Chile, Jonathan Cantillana mengaku turut merasakan dampak dari pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang saat ini berlanjut hingga 2 Agustus mendatang.

Sdbagai warga negara asing yang tinggal di Kota Semarang, Jonathan menyebut pelaksanaan PPKM membuatnya cukup kesulitan ketika ingin bepergian.

Sebab sejumlah tempat yang biasa ia kunjungi ternyata tutup selama PPKM berlangsung.

Biasanya ayah satu anak tersebut keluar dari apartemennya untuk mencari restoran atau pergi ke mall.

Jonathan Cantillana 2
Jonathan Cantillana

"Kalau semuanya tutup seperti ini tentu saja sulit. Apalagi jika tanpa ke restoran atau ke mall, buat saya ini cukup sulit," kata pemain yang memiliki paspor Palestina tersebut, Jumat (30/7/2021).

Jonathan menambahkan, perlu kesabaran menanti agar PPKM bisa segera diakhiri.

Di sisi lain, ia juga berharap pandemi Covid-19 di Indonesia segera berakhir.

"Sekarang semua harus bersabar, terutama menghadapi situasi saat ini. Kita juga harus berfikir positif bahwasanya pandemi bisa segera berakhir," ungkap Jonathan.

Adapun terkait latihan, Jonathan mengaku tak masalah dengan kondisi fisiknya sebab tetap menjalani latihan mandiri secara rutin.

Hingga saat ini, aktivitas latihan tim masih diliburkan. Belum diketahui kapan para pemain segera berkumpul.

Bahkan saat ini, pelatih kepala Dragan Djukanovic juga kembali ke Serbia.

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Ada PPKM, Pemain Asing PSIS asal Chile, Jonathan Cantillana, Kesulitan Cari Restoran, https://ift.tt/3xiYUmC.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: moh anhar

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Jonathan Cantillana, Pemain Asing PSIS Semarang Bersabar Tunggu PPKM Kelar Jonathan Cantillana, Pemain Asing PSIS Semarang Bersabar Tunggu PPKM Kelar Reviewed by eela on July 30, 2021 Rating: 5

Riset Menunjukkan, Tidak Ada Efek Samping Serius Kombinasikan AstraZeneca dan Sputnik V

July 30, 2021
July 31, 2021 at 02:26AM Feed Digital:

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, MOSKWA - Studi pertama di dunia terkait kombinasi antara vaksin virus corona (Covid-19) AstraZeneca dan komponen pertama vaksin Sputnik-V Rusia, yang dilakukan di Azerbaijan, menunjukkan tidak adanya efek samping yang serius atau infeksi Covid-19 setelah vaksinasi.

Pernyataan tersebut disampaikan Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF) pada hari Jumat waktu setempat.

"Studi tentang keamanan dan imunogenisitas kombinasi vaksin AstraZeneca dan komponen pertama vaksin Sputnik V di Azerbaijan dimulai pada Februari 2021," kata RDIF dalama pernyataan resminya.

Hingga saat ini, 50 relawan telah divaksinasi dan peserta baru pun diundang untuk mengikuti uji coba.

"Analisis sementara terhadap data menunjukkan profil keamanan yang tinggi untuk penggunaan gabungan vaksin 'tanpa efek samping serius atau kasus virus corona setelah vaksinasi'," jelas RDIF.

Baca juga: PM Jepang Sahkan Penggunaan 2 Juta Vaksin AstraZeneca Bagi Rakyatnya

Dikutip dari Sputnik News, Jumat (30/7/2021), data awal tentang imunogenisitas dari penggunaan gabungan vaksin di Azerbaijan ini akan diterbitkan pada Agustus mendatang.

Baca juga: Inggris Sumbangkan 100 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca ke Seluruh Dunia, Termasuk Indonesia

"Kami berharap ini akan sukses di Azerbaijan dan negara-negara lain, karena akan memungkinkan pelaksanaan program vaksinasi yang lebih efektif dan melindungi lebih banyak orang di seluruh dunia," papar RDIF.

Baca juga: Di San Marino, Vaksin Sputnik V Punya Tingkat Efek Samping Rendah pada Kelompok Lansia

CEO RDIF, Kirill Dmitriev mengatakan bahwa penelitian untuk mengetahui efektivitas vaksin AstraZeneca dan Sputnik V sangat diperlukan untuk mengetahui seberapa besar efektivitas dari kombinasi vaksin Covid-19 itu.

"Kami menganggap penting untuk melakukan penelitian bersama terkait penggabungan komponen pertama Sputnik V dengan vaksin dari produsen lain untuk perjuangan yang lebih efektif dalam melawan varian baru Covid-19 yang muncul," tegas Dmitriev.

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Riset Menunjukkan, Tidak Ada Efek Samping Serius Kombinasikan AstraZeneca dan Sputnik V Riset Menunjukkan, Tidak Ada Efek Samping Serius Kombinasikan AstraZeneca dan Sputnik V Reviewed by eela on July 30, 2021 Rating: 5

Marcus Rashford Tetap Ingin Tampil Baik Bersama Manchester United Meski Berjuang dengan Cedera Bahu

July 30, 2021
July 31, 2021 at 01:50AM Feed Digital:

TRIBUNNEWS.COM, MANCHESTER - Striker Manchester United, Marcus Rashford harus naik meja operasi lantaran ada cedera bahu dan diperkirakan bakal absen di beberapa pertandingan pada awal musim.

Seperti diketahui, Marcus Rashford selama ini ternyata bergelut dengan cedera bahu sejak musim kompetisi musim lalu bahkan saat tampil di Euro 2020 lalu, ia sebenarnya masih bergelut dengan cedera bahunya.

Akibat cedera bahunya itu, Marcus Rashford harus parkir hingga bulan Oktober mendatang.

"Saat ini saya akan melakukan proses pemulihan dan berkonsentrasi untuk secepatnya fit

Marcus Rashford
Marcus Rashford (CRISTINA QUICLER / AFP)

Manchester United akan melakoni kompetisi Liga Inggris dengan menjamu Leeds United di markasnya sendiri, kemungkinan Marcus Rashford akan melewati lima laga perdana Manchester United.

Marcus Rashford belum lama ini juga pernah mengakui bahwa dirinya diputaran kedua musim lalu penampilannya menurun.

Marcus Rashford tahan cedera bahu
Marcus Rashford

"Saya memang diputaran kedua kompetisi lalu tidak dalam kondisi fit, namun demikian apa pun yang terjadi saya tidak akan meninggalkan Manchester United. Saat ini saya hanya berpikir bagaimana bisa tampil baik bersama Manchester United di setiap pertandingan jika sudah fit nanti," jelasnya.

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Marcus Rashford Tetap Ingin Tampil Baik Bersama Manchester United Meski Berjuang dengan Cedera Bahu Marcus Rashford Tetap Ingin Tampil Baik Bersama Manchester United Meski Berjuang dengan Cedera Bahu Reviewed by eela on July 30, 2021 Rating: 5

Transfer Duit Donasi Triliunan Rupiah Lewat Bank? Secara Teknis Bisa Kok

July 30, 2021
July 31, 2021 at 01:31AM Feed Digital:

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Baru-baru ini ada keluarga almarhum Akidi Tio mendonasikan hartanya senilai Rp 2 triliun untuk membantu pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19. 

Pertanyaannya, mungkinkah uang sebanyak itu dikirimkan melalui transfer bank? 

Pengamat keuangan Ariston Tjendra mengatakan, transfer uang dalam jumlah triliunan di tanah air mungkin untuk dilakukan secara mudah. 

"Kalau teknis sih saya rasa tidak sulit karena di Indonesia ada sistem BI RTGS yang bisa mentransfer dana minimal di atas Rp 100 juta," ujarnya melalui pesan singkat kepada Tribunnews, Jumat (30/7/2021). 

Baca juga: Kesaksian Dokter Pribadi Tentang Kedermawanan Pengusaha Akidi Tio yang Jadi Buah Bibir Masyarakat

Namun, Ariston menjelaskan, jumlah transfer yang banyak itu lebih dulu harus melalui pelaporan ke Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). 

Baca juga: Keluarga Pengusaha Akidi Tio Sumbang Rp 2 T untuk Warga Sumsel, Gubernur: Ini Luar Biasa Sekali

"Transfer dana yang besar di luar kebiasaan nasabah, biasanya bank akan melaporkan ke PPATK," katanya. 

Diberitakan sebelumnya, keluarga almarhum Akidi Tio menyerahkan sumbangan untuk penanggulangan Covid-19 di Sumatera Selatan sebesar Rp 2 triliun. 

Sumbangan itu diserahkan di Mapolda Sumsel, Senin (26/7/2021) 

Dikutip dari Tribun Sumsel, bantuan ini diserahkan oleh keluarga almarhum Akidi Tio, melalui dokter keluarga mereka di Palembang, Prof dr Hardi Darmawan. 

Gubernur Sumsel H Herman Deru yang turut menyaksikan proses serah terima hibah Rp 2 triliun dari keluarga almarhum Akidi Tio mengungkapkan sederet pujian. 

"Ini luar biasa sekali, ada yang memberikan bantuan untuk penanganan Covid-19. Bantuan berupa uang sebesar Rp 2 triliun," ujarnya. 

Penyerahan bantuan dana Rp2 Triliun dari keluarga alm Akidi Tio, pengusaha asal Kota Langsa Kabupaten Aceh Timur untuk penanganan covid-19 di Sumsel, Senin (26/7/2021).

Akidi Tio meninggal tahun 2009 atau 12 tahun lalu. Jenazahnya dimakamkan di Palembang. Akidi Tio merupakan pengusaha sukses asal Kota Langsa, Kabupaten Aceh Timur.

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Transfer Duit Donasi Triliunan Rupiah Lewat Bank? Secara Teknis Bisa Kok Transfer Duit Donasi Triliunan Rupiah Lewat Bank? Secara Teknis Bisa Kok Reviewed by eela on July 30, 2021 Rating: 5

China, Jepang dan Korea Eksportir Terbesar Peralatan Medis Covid-19 ke Indonesia

July 30, 2021
July 31, 2021 at 01:30AM Feed Digital:

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah memastikan ketersediaan sejumlah barang dalam penanganan pandemi virus Corona dan pengadaannya dibebaskan bea masuk dan pajak impor.

Fasilitas ini diatur melalui PMK 92/2021 ini, diberikan sebagai bentuk kehadiran dan dukungan pemerintah untuk menangani pandemi Covid-19.

Sedikitnya ada tujuh barang tambahan yang mendapat fasilitas fiskal tersebut, untuk menjamin ketersediaannya saat ini.

Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Kementerian Keuangan Syarif Hidayat beberapa barang tambahan yang mendapatkan fasilitas kepabeanan dan cukai serta perpajakan karena ketersediaannya sangat krusial saat ini.

"Barang-barang tersebut adalah obat, peralatan medis, dan kemasan oksigen. Karena itu dalam aturan terbaru ini kami menambahkan tujuh jenis barang yang diberikan fasilitas fiskal," katanya seperti dilansir dari situs DJBC, Jumat (30/7/2021).  

Baca juga: Tabung Oksigen Terbatas, Menkes Andalkan Impor Oxygen Concentrator sebagai Solusi

Barang-barang yang dikategorikan sebagai barang yang dibutuhkan dalam penanganan pandemi Covid-19 dapat berasal dari luar negeri, pusat logistik berikat, atau industri dalam negeri seperti kawasan berikat/gudang berikat, kawasan ekonomi khusus atau free trade zone, serta perusahaan penerima fasilitas kemudahan impor tujuan ekspor.

Baca juga: Pemerintah Impor Obat Covid, Anggota Komisi IX : Awasi Jalur Distribusi Obat

Berdasarkan data yang dirilis Direktorat Jenderal Bea dan Cukai baru-baru ini, dari 10 besar pengekspor peralatan medis ke Indonesia, China menyumbang porsi terbanyak disusul Jepang dan Korea.

Baca juga: Beberkan Langkah Pemenuhan Obat untuk Pasien Covid-19, Luhut Sebut Telah Impor 4 Obat Mahal

China menduduk peringkat tertinggi bernilai 8,67 juta dolar AS (1 dolar AS = Rp14.486) atau 26,65 persen dari seluruh impor peralatan medis Indonesia selama 3 Mei hingga 3 Juli.

Impor peralatan medis Indonesia selama periode dua bulan tersebut, 41,99 persen merupakan alat tes PCR senilai 13,67 juta dolar AS.

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
China, Jepang dan Korea Eksportir Terbesar Peralatan Medis Covid-19 ke Indonesia China, Jepang dan Korea Eksportir Terbesar Peralatan Medis Covid-19 ke Indonesia Reviewed by eela on July 30, 2021 Rating: 5
ads 728x90 B
Powered by Blogger.