Judul postingan RSS Feed : Korban Banjir Aceh Menanti Huntap, Komisi V DPR Dorong Relokasi Dipercepat
link : Korban Banjir Aceh Menanti Huntap, Komisi V DPR Dorong Relokasi Dipercepat
Korban Banjir Aceh Menanti Huntap, Komisi V DPR Dorong Relokasi Dipercepat
January 02, 2026 at 12:02AM Feed Digital::quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pembangunan-hunian-sementara-huntara-korban-banjir-longsor-di-Agam-Sumatera-Barat.jpg)
Ringkasan Berita:
- Ribuan korban banjir Aceh masih bertahan di pengungsian, menanti hunian tetap layak.
- DPR desak percepatan relokasi lahan huntap agar warga segera punya rumah aman.
- Pemerintah siapkan 51 lokasi huntap RISHA, Presiden tinjau huntara di Aceh Tamiang.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras mendorong percepatan relokasi lahan hunian tetap (huntap) di Aceh sebagai langkah strategis pemulihan pascabencana banjir bandang dan longsor, mengingat para korban sangat membutuhkan tempat tinggal yang layak dan aman.
Andi menegaskan percepatan relokasi huntap membutuhkan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, sekaligus optimalisasi aset negara agar lahan siap bangun segera tersedia.
“Kami berharap penyediaan lahan untuk hunian tetap dapat segera direalisasikan, baik dari tanah pemerintah, BUMN, maupun PTPN, kemudian pelaksanaannya dilakukan oleh Kementerian Perumahan melalui pembangunan rumah-rumah tetap,” ujar Andi kepada wartawan, Kamis (1/1/2026).
Selain itu, untuk rumah warga yang mengalami kerusakan ringan hingga sedang, pemerintah dapat memanfaatkan program Bedah Rumah, Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), serta bantuan rehabilitasi dari Kementerian Sosial.
Warga Masih Mengungsi
Sepekan setelah banjir bandang, ribuan warga Aceh Tamiang masih bertahan di posko pengungsian.
Akses menuju desa terdampak terhambat lumpur dan tumpukan kayu, membuat bantuan sulit masuk.
Kondisi ini memperkuat urgensi relokasi huntap agar korban segera memiliki rumah layak.
Kayu Gelondongan Dimanfaatkan
Politisi Fraksi Gerindra itu juga menyoroti pentingnya efisiensi pembangunan rumah pascabencana dengan memanfaatkan sumber daya lokal.
Kayu gelondongan yang terbawa arus banjir, misalnya, dapat digunakan sebagai material bangunan agar tidak menjadi limbah.
“Mungkin diperlukan diskresi terkait pemanfaatan kayu-kayu gelondongan tersebut agar dapat difungsikan untuk pembangunan rumah sehingga mampu menekan pembiayaan, baik dari APBN maupun CSR,” kata Andi.
Baca juga: Prabowo Ungkap Alasan Belakangan Jarang Mau Diwawancara: Rakyat Percaya Bukti, Bukan Kata-kata
Peringatan Dini BMKG Diperkuat
Andi menekankan pentingnya peran Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam memberikan peringatan dini.
Hal ini krusial mengingat musim penghujan baru memasuki tahap awal dan potensi bencana susulan masih tinggi.
“Kami terus meminta BMKG untuk memberikan early warning kepada masyarakat dan pemerintah daerah agar risiko bencana susulan dapat diantisipasi dengan lebih baik,” tandasnya.
Pemerintah Siapkan Huntara dan RISHA
Pemerintah memastikan hunian sementara (huntara) sudah dipersiapkan oleh BNPB, sementara hunian tetap (huntap) akan dibangun dengan metode Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) berbahan beton pracetak.
Sebanyak 51 lokasi relokasi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat disiapkan untuk pembangunan huntap.
Tribunnews.com
Demikianlah Artikel Korban Banjir Aceh Menanti Huntap, Komisi V DPR Dorong Relokasi Dipercepat
Anda sekarang membaca artikel Korban Banjir Aceh Menanti Huntap, Komisi V DPR Dorong Relokasi Dipercepat dengan alamat link https://subscribe-id.blogspot.com/2026/01/korban-banjir-aceh-menanti-huntap.html
No comments: