Dugaan ICW dan Bantahan Moeldoko Terkait PT Harsen dan Ivermectin... - Kompas.com - Nasional Kompas.com
Judul postingan RSS Feed : Dugaan ICW dan Bantahan Moeldoko Terkait PT Harsen dan Ivermectin... - Kompas.com - Nasional Kompas.com
link : Dugaan ICW dan Bantahan Moeldoko Terkait PT Harsen dan Ivermectin... - Kompas.com - Nasional Kompas.com
Dugaan ICW dan Bantahan Moeldoko Terkait PT Harsen dan Ivermectin... - Kompas.com - Nasional Kompas.com
JAKARTA, KOMPAS.com - Polemik penggunaan Ivermectin sebagai obat untuk pasien Covid-19 ramai diperbincangkan masyarakat sejak Juni lalu.
Buntut polemik tersebut adalah permintaan maaf PT Harsen Laboratories sebagai produsen Ivermectin di harian Kompas edisi Minggu (18/7/2021).
Indonesia Corruption Watch (ICW) melakukan penelitian singkat selama satu bulan terakhir untuk melihat keterkaitan PT Harsen Laboratories dengan sejumlah elite politik di Indonesia.
Baca juga: Klaim Ivermectin Efektif untuk Covid-19, Moeldoko Sebut Sudah Distribusikan ke Anggota HKTI
Peneliti ICW Egi Primayoga menyebut adanya dugaan PT Harsen Laboratories memiliki hubungan dengan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko.
"Saya ingin menyoroti nama Sofia Koswara, memang nama Sofia tidak tertera dalam akta (perusahaan PT Harsen Laboratories), tapi dalam berbagai sumber dia disebut sebagai Wakil Presiden PT Harsen Laboratories, dan dia tampaknya punya peran sentral dalam menjalin relasi dengan berbagai pihak," tutur Egi dalam diskusi virtual ICW, Kamis (22/7/2021).
Egi menceritakan bahwa berdasarkan penelusuran ICW, Sofia memiliki keterkaitan dengan PT Noorpay Perkasa sebagai direktur dan pemilik saham.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email
"Di sini kita bisa melihat keterkaitan PT Noorpay Perkasa dengan KSP Moeldoko. Salah satu pemilih saham PT Noorpay Perkasa adalah Joanina Rachman, dan dia diketahui merupakan anak Moeldoko," ujar Egi.
"Dia menjadi pemegang saham mayoritas dan dia juga diketahui tenaga khusus atau tenaga ahli di Kantor Staf Presiden," ucap dia.
Baca juga: Akui sebagai Obat Cacing, Moeldoko Klaim Ivermectin Efektif untuk Penyembuhan Covid-19
Egi melanjutkan, hubungan Moeldoko dengan Sofia Koswara juga terjalin karena PT Noorpay Perkasa pernah bekerja sama dengan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) terkait dengan ekspor beras.
"Dalam kesempatan itu, Moeldoko yang Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia berjumpa dengan Sofia Koswara," ucapnya.
Bantahan Moeldoko
Selama ini Moeldoko memang diketahui mempromosikan Ivermectin dalam terapi pengobatan Covid-19.
Moeldoko bahkan pernah mengeklaim kemanjuran Ivermectin untuk menurunkan gejala Covid-19 yang disebutnya mencapai 100 persen.
Selain itu, Moeldoko selaku Ketua Umum HKTI juga pernah menyatakan telah mengirimkan obat Ivermectin ke anggota-anggota HKTI di berbagai penjuru Tanah Air.
Baca juga: Moeldoko Klaim Kemanjuran Ivermectin untuk Turunkan Covid-19, Bagaimana Faktanya?
Namun, melalui keterangan tertulis yang diterima pada Kamis, Moeldoko membantah tuduhan yang disampaikan oleh ICW.
Menurut Moeldoko, tuduhan yang disampaikan ICW tersebut tidak berdasarkan fakta.
"Ngawur dan menyesatkan," ucap Moeldoko.
"Tidak ada urusan dan kerja sama antara anak saya, Jo, dengan PT Harsen Laboratories," kata dia.
Baca juga: Polemik Ivermectin, Produsen PT Harsen Sampaikan Permohonan Maaf
Moeldoko juga mengatakan bahwa Joanina bukan menjadi tenaga ahli di KSP, melainkan hanya menjadi staf yang magang selama tiga bulan.
"Saya suruh dia belajar dari para tenaga ahli KSP selama tiga bulan awal 2020," ujar dia.
Terkait dengan hubungan kerja sama antara HKTI dan PT Noorpay Perkasa untuk ekspor beras, Moeldoko menampik dan mengatakan bahwa tudingan itu menodai kehormatannya.
"Ini menodai kehormatan saya sebagai Ketua HKTI," tuturnya.
Dengan tudingan itu, Moeldoko mempertimbangkan untuk melakukan langkah hukum pada ICW.
Baca juga: PT Harsen Hentikan Sementara Produksi Ivermectin, Produk Ivermax12 Akan Ditarik Kembali
Hingga saat ini, Kompas.com masih berupaya mendapat tanggapan dari PT Harsen dan Sofia Koswara terkait pernyataan ICW.
Diketahui, PT Harsen Laboratories meminta maaf setelah ditegur oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang menemukan bahwa PT Harsen melanggar aturan tentang sejumlah syarat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dan Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) untuk obat Ivermectin dengan merek Ivermax12.
PT Harsen Laboratories juga meminta maaf karena sejumlah petinggi perusahaan telah menggiring opini masyarakat untuk membeli dan mengonsumsi Ivermectin guna pengobatan Covid-19.
Dalam permintaan maaf tersebut, PT Harsen juga mengakui bahwa izin edar yang dimilikinya dari BPOM adalah untuk pengobatan cacingan dan bahwa penggunaan Ivermax12 harus dengan resep dokter.
Artikel populer - Google Berita
Demikianlah Artikel Dugaan ICW dan Bantahan Moeldoko Terkait PT Harsen dan Ivermectin... - Kompas.com - Nasional Kompas.com
Anda sekarang membaca artikel Dugaan ICW dan Bantahan Moeldoko Terkait PT Harsen dan Ivermectin... - Kompas.com - Nasional Kompas.com dengan alamat link https://subscribe-id.blogspot.com/2021/07/dugaan-icw-dan-bantahan-moeldoko.html
No comments: