Seo Services
Seo Services

Bar Meledak, Gedung Penuh Turis Terbakar-Banyak yang Tewas - CNBC Indonesia

January 01, 2026
Bar Meledak, Gedung Penuh Turis Terbakar-Banyak yang Tewas - CNBC Indonesia Bar Meledak, Gedung Penuh Turis Terbakar-Banyak yang Tewas - CNBC Indonesia Reviewed by eela on January 01, 2026 Rating: 5

Korban Banjir Aceh Menanti Huntap, Komisi V DPR Dorong Relokasi Dipercepat

January 01, 2026
January 02, 2026 at 12:02AM Feed Digital:
Ringkasan Berita:
  • Ribuan korban banjir Aceh masih bertahan di pengungsian, menanti hunian tetap layak.
  • DPR desak percepatan relokasi lahan huntap agar warga segera punya rumah aman.
  • Pemerintah siapkan 51 lokasi huntap RISHA, Presiden tinjau huntara di Aceh Tamiang.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras mendorong percepatan relokasi lahan hunian tetap (huntap) di Aceh sebagai langkah strategis pemulihan pascabencana banjir bandang dan longsor, mengingat para korban sangat membutuhkan tempat tinggal yang layak dan aman.

Andi menegaskan percepatan relokasi huntap membutuhkan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, sekaligus optimalisasi aset negara agar lahan siap bangun segera tersedia.

“Kami berharap penyediaan lahan untuk hunian tetap dapat segera direalisasikan, baik dari tanah pemerintah, BUMN, maupun PTPN, kemudian pelaksanaannya dilakukan oleh Kementerian Perumahan melalui pembangunan rumah-rumah tetap,” ujar Andi kepada wartawan, Kamis (1/1/2026).

Selain itu, untuk rumah warga yang mengalami kerusakan ringan hingga sedang, pemerintah dapat memanfaatkan program Bedah Rumah, Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), serta bantuan rehabilitasi dari Kementerian Sosial.

Warga Masih Mengungsi

Sepekan setelah banjir bandang, ribuan warga Aceh Tamiang masih bertahan di posko pengungsian.

Akses menuju desa terdampak terhambat lumpur dan tumpukan kayu, membuat bantuan sulit masuk.

Kondisi ini memperkuat urgensi relokasi huntap agar korban segera memiliki rumah layak.

Kayu Gelondongan Dimanfaatkan

Politisi Fraksi Gerindra itu juga menyoroti pentingnya efisiensi pembangunan rumah pascabencana dengan memanfaatkan sumber daya lokal.

Kayu gelondongan yang terbawa arus banjir, misalnya, dapat digunakan sebagai material bangunan agar tidak menjadi limbah.

“Mungkin diperlukan diskresi terkait pemanfaatan kayu-kayu gelondongan tersebut agar dapat difungsikan untuk pembangunan rumah sehingga mampu menekan pembiayaan, baik dari APBN maupun CSR,” kata Andi.

Baca juga: Prabowo Ungkap Alasan Belakangan Jarang Mau Diwawancara: Rakyat Percaya Bukti, Bukan Kata-kata

Peringatan Dini BMKG Diperkuat

Andi menekankan pentingnya peran Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam memberikan peringatan dini.

Hal ini krusial mengingat musim penghujan baru memasuki tahap awal dan potensi bencana susulan masih tinggi.

“Kami terus meminta BMKG untuk memberikan early warning kepada masyarakat dan pemerintah daerah agar risiko bencana susulan dapat diantisipasi dengan lebih baik,” tandasnya.

Pemerintah Siapkan Huntara dan RISHA

Pemerintah memastikan hunian sementara (huntara) sudah dipersiapkan oleh BNPB, sementara hunian tetap (huntap) akan dibangun dengan metode Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) berbahan beton pracetak.

Sebanyak 51 lokasi relokasi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat disiapkan untuk pembangunan huntap.

Adblock test (Why?)



Tribunnews.com
Korban Banjir Aceh Menanti Huntap, Komisi V DPR Dorong Relokasi Dipercepat Korban Banjir Aceh Menanti Huntap, Komisi V DPR Dorong Relokasi Dipercepat Reviewed by eela on January 01, 2026 Rating: 5
ads 728x90 B
Powered by Blogger.